Dampak Pembatalan Pemberangkatan Haji, Total 1.949 CJIH Kabupaten Malang Batal Berangkat

Jun 04, 2020 16:47
Kepala Kementerian Agama RI Kabupaten Malang, Mustain saat berada di sela-sela agenda Kemenag Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)
Kepala Kementerian Agama RI Kabupaten Malang, Mustain saat berada di sela-sela agenda Kemenag Kabupaten Malang beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

MALANGTIMES - Keluarnya Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahum 1441 H/2020 M berdampak kepada 1.949 Calon Jamaah Ibadah Haji (CJIH) Kabupaten Malang batal berangkat pada tahun ini. 

Kepala Kementerian Agama RI Kabupaten Malang, Mustain menuturkan bahwa terkait segala kemungkinan yang bakal terjadi di tengah pandemi Covid-19 telah disampaikan kepada CJIH agar semuanya sama-sama memahami. 

"Mereka para calon CJIH Kabupaten Malang setelah melunasi di bank ke Kemenag sudah diberitahu kemungkinan yang akan terjadi setelah adanya pandemi Covid-19. Jadi walaupun belum ada kepastian bahwa tahun ini haji dibatalkan, mereka rata-rata sudah memahami, karena sudah kita berikan penjelasan saat di Kemenag," jelasnya saat dikonfirmasi pewarta, Rabu (3/6/2020).

Terkait CJIH yang batal berangkat pada tahun 2020 ini, Mustain menyebutkan setidaknya terdapat total 1.949 CJIH yang juga termasuk 340 belum melunasi pembayaran haji. 

"Calon jamaah ibadah haji Kabupaten Malang tahun 1441H/2020 yang sudah melunasi pembayaran haji sebanyak 1.609 orang dari total 1.949 orang yang terdaftar di Kemenag Kabupaten Malang," sebutnya. 

Akibat adanya pandemi Covid-19 yang membuat CJIH akhirnya batal berangkat pada tahun 1441 H/2020 M ini, Mustain mengatakan bahwa nantinya para jamaah yang seharusnya berangkat pada tahun 2020 akan diundur dan diberangkatkan pada tahun 1442 H/2021 M. 

"Jamaah akhirnya akan diberangkatakan nanti tahun 1442H/2021M," kata Mustain. 

Terkait kebijakan pembatalan pemberangkatan haji yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama RI, Mustain menuturkan bahwa terdapat dua pilihan yang diberikan kepada CJIH, yakni penundaan pemberangkatan sehingga diberangkatkan tahun 2021 atau pelunasan biaya haji dapat di kembalikan kepada CJIH.

"Untuk proses pengembaliannya nanti kami bahas bagaimana teknisnya," tuturnya. 

Untuk diketahui, bahwa keluarnya Keputusan Menteri Agama RI Nomor 494 Tahun 2020 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1441H/2020M disebabkan adanya pandemi Covid-19 dan pemerintah beralasan karena lebih mengutamakan kesehatan masyarakat Indonesia CJIH.

"Sesuai amanat undang-undang, selain mampu secara ekonomi dan fisik, kesehatan, keselamatan, dan keamanan jemaah haji harus dijamin dan diutamakan, sejak dari embarkasi atau debarkasi, dalam perjalanan dan juga saat di Arab Saudi," ungkap Menteri Agama Fachrul Razi saat konferensi pers secara virtual, Selasa (2/6/2020). 

Selain alasan keselamatan bagi CJIH, Kementerian Agama RI juga mempertimbangkan terkait keputusan dari Pemerintah Arab Saudi yang hingga kini belum terdapat kabar pasti terkait kapan dibukanya pemberangkatan penyelenggaraan ibadah haji. Karena pemberangkatan kloter pertama CJIH Indonesia pada (26/6/2020). 

"Waktu terus berjalan dan semakin mepet. Artinya, untuk persiapan terkait visa, penerbangan dan layanan di Saudi tinggal beberapa hari lagi. Belum ditambah keharusan karantina 14 hari sebelum keberangkatan dan saat kedatangan. Padahal, akses layanan dari Saudi hingga saat ini belum ada kejelasan kapan mulai dibuka," jelasnya. 

Fachrul Razi menambahkan bahwa jika dalam kondisi pandemi Covid-19 dan persiapan yang sudah mepet ini, para CJIH dipaksakan untuk berangkat, akan terdapat resiko yang besar dan kesulitan untuk beribadah. 

Untuk diketahui bersama, bahwa pembatalan pemberangkatan ibadah haji berlaku pada semua jenis jalur pemberangkatan, mulai dari kuota haji pemerintah reguler maupun khusus, hingga CJIH yang menggunakan visa haji mujamalah atau furada.

"Meski dipaksakan pun tidak mungkin karena Arab Saudi tak kunjung membuka akses. Jadi tahun ini tidak ada pemberangkatan haji dari Indonesia bagi seluruh WNI," pungkasnya.

Topik
pembatalan pemberangkatan hajiCalon Jamaah Haji MalangKementrian Agama Kabupaten Malang
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru