Ilustrasi petugas kesehatan Dinkes Kota Malang saat melakukan rapid test kepada salah seorang warga. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Ilustrasi petugas kesehatan Dinkes Kota Malang saat melakukan rapid test kepada salah seorang warga. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pedagang Oro-Oro Dowo Kota Malang menjalani rapid test siang ini (Selasa,2/6/2020) menyusul adanya informasi seorang penjual tahu yang terjangkit positif Covid-19.

Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif saat dihubungi MalangTIMES.

"Iya betul (ada rapid test terhadap pedagang di Pasar Oro-Oro Dowo)," ucapnya.

Ia menjelaskan, rencananya pelaksanaan rapid test dilakukan kepada 26 pedagang di pasar tersebut. Namun, karena sedang masa pembatasan dengan penerapan ganjil genap maka baru terlaksana sebanyak 14 pedagang.

"Kemarin direncanakan setelah koordinasi kepada Kepala Pasar itu sebanyak 26. Tapi yang terlaksana tadi baru 14, kan ganjil genap di bedak Pasar Oro-Oro Dowo. Sisanya, akan dilanjutkan besok," imbuhnya.

Hasil dari rapid test awal terhadap pedagang di Pasar Oro-Oro Dowo ini belum diketahui. Karena baru dijalankan siang dan masih ada pedagang lain yang belum mengikuti rapid test.

"Masih belum kita dapatkan (hasil rapid test), karena tadi siang baru dilakukan pemeriksaan supaya tidak mengganggu aktivitas di pasar. Bisa besok baru diketahui setelah semuanya selesai di rapid test," jelasnya.

Namun, berkaitan dengan seorang ibu penjual tahu di Pasar Oro-Oro Dowo yang dikabarkan terkonfirmasi positif Covid-19 belum bisa dipastikan. Sebab, pasien saat meninggal belum menjalani pemeriksaan kesehatan.

Meski begitu, seorang anaknya saat ini memang tercatat sebagai pasien positif Covid-19 di Kota Malang dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit. Hasil tracing sementara, sang anak terkadang ikut membantu ibunya berjualan di Pasar Oro-Oro Dowo.

"Tracing untuk anaknya sering membantu ibunya di pasar. Sebenarnya tidak kemana-mana, cuma disekitar rumah saja. Dan juga adiknya satu orang itu masih di rumah dan sudah kita lakukan tracing juga," tandasnya.