Ist
Ist

MALANGTIMES - Di tengah massa transisi New Normal, Kota Batu mendapatkan tambahan 14 pasien konfirm positif Covid-19 dalam sehari, Senin (1/6/2020). 13 di antaranya merupakan warga Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji yang saat ini sedang melakukan karantina lokal.

“Iya betul hari ini (Senin) ada penambahan pasien konfirm 14 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori.

Baca Juga : PSBB Berakhir, Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Bertambah 3, 1 Meninggal

Dari 14 orang itu, 13 orang di antaranya dari Desa Giripurno, Kecamatan Bumiaji dan 1 orang dari Desa Beji, Kecamatan Junrejo. Hasil itu diketahui setelah dilakukan swab test pada 26 Mei 2020 lalu.

“Kebetulan hasil rapid test yang dilakukan secara massal pada 22 Mei 2020 dan swab test tanggal 26 Mei 2020 dan hasilnya keluar hari ini (Senin) dinyatakan positif Covid-19,” ungkapnya. 

Dengan demikian pasien konfirm Covid-19 berasa daeh Desa Giripurno itu ada 18 orang, dengan satu orang meninggal dunia. Hingga saat ini karantina lokal pun di sana masih berlangsung.

Karantina lokal itu akan dilaksanakan pada 2 RW di Desa Giripurno. Yakni di RW 3 yang meliputi RT 11, RT 12 dan RT 13, dan RW 9 pada RT 60 dan RT 61. 

Karantina lokal itu dilakukan dengan beberapa pertimbangan yakni adanya pertambahan kasus konfirm yang cepat. “Pertimbangan lainnya  sudah ada kasus kematian pasien konfirm di Desa Giripurno. Di samping itu sana  berbatasan langsung dengan Karangploso Kabupaten Malang, di mana perkembangan kasus Covid-19 Kabupaten Malang meningkat cukup signifikan,” imbuh Chori.

Baca Juga : Tetangga Tukang Ojek Positif Covid di Kota Batu Ikutan Positif

Karena hal tersebut sehingga perlu dilakukan langkah antisipasi untuk mencegah laju penularan dan persebaran virus Covid-19 di Kota Batu.

Sementara itu saat ini pasien konfirm Covid-19 di Kota Batu yang menjalani masa perawatan ada 24 orang. Sebagian ada yang dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Karsa Husada terdapat 8 pasien dan isolasi secara mandiri ada 16 orang.

Kemudian tiga dinyatakan sembuh, dua di antaranya merupakan warga Desa Pesanggarahan Kecamatan Batu, dan Desa Bulukerto Kecamatan Bumiaji.