Forkopimda saat melakukan pemantauan di Transmart (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Forkopimda saat melakukan pemantauan di Transmart (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pihak Kepolisian dan TNI serta jajaran Satpol-PP Kota Malang, melakukan sidak di pusat perbelanjaan di Kota Malang (1/6/2020). 

Sidak tersebut memantau kesiapan dan kepatuhan para pelaku usaha dalam menjalankan protokol kesehatan, sebagai salah satu syarat untuk bisa membuka tempat usahanya selama masa Transisi New Normal.

Baca Juga : PSBB Selesai, Mal dan Pusat Perbelanjaan di Kota Malang Mulai Buka

Dalam sidak hari pertama itu, sayangnya petugas masih mendapati temuan terkait persyaratan yang masih belum secara maksimal dipenuhi para pelaku usaha.

"Seperti halnya buku tamu, itu mutlak. Kemudian operator yang harus menerima data mencatat. Operator yang menembakkan thermal gun dan juga operator yang menyemprotkan handsanitizer. Tiga hal itu harus dipenuhi," jelas Kombespol Leonardus Simarmata Kapolresta Malang Kota.

Pihaknya juga mengimbau untuk pengelola mall agar menyediakan masker sebagai antisipasi bilamana terdapat pengunjung yang tidak menggunakan masker. Sebab dari hasil pantauan, masih banyak ditemukan anak-anak kecil yang belum memakai masker.

"Kemudian untuk tenant-tenant juga harus mengenakan face shield, karena medianya (penularan Covid-19) kan masuk lewat mata, hidung dan mulut. Sehingga dengan menggunakan face shield dan masker petugas atau yang berjualan di sana bisa terlindungi," ujarnya.

Sementara itu, untuk mereka yang masih belum mematuhi protokol kesehatan, nantinya akan mendapatkan teguran pertama. Sesegera mungkin pengelola harus memenuhi apa yang diharuskan ada sesuai dengan protokol kesehatan.

"Karena sudah menerima kunjungan masyarakat, hari ini ya harus dipenuhi. Kalau tidak, akan ada sanksi dari Pemkot," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto berharap pengelola mall hari ini melengkapi kekurangan. Meskipun belum secara maksimal, seperti halnya permasalahan buku tamu.

Baca Juga : 117 Pegawai Lapas Klas 1 Malang Jalani Rapid Test

"Besok saya minta petugas Satpol PP juga melakukan pengecekan ulang. Jangan sampai teguran ini tidak diindahkan oleh pengelola. Besok harus, karena saat ini sudah kita tegur," ujarnya.

Mengenai batasan berapa kali teguran ke pihak pengelola pusat perbelanjaan, dijelaskan Wasto, jika nantinya akan dilihat terlebih dahulu berapa banyak pelanggaran yang dilakukan maupun seberapa berat pelanggarannya.

"Kita ini kan ingin perekonomian berjalan tapi Covid-19 juga jangan berkembang," tandasnya.