Peresmian Kampung Tangguh di RW 1 Kelurahan Tlogomas (istimewa)
Peresmian Kampung Tangguh di RW 1 Kelurahan Tlogomas (istimewa)

MALANGTIMES - Sebagai bentuk perlawanan terhadap virus covid-19 atau yang juga dikenal sebagai virus corona, warga Kota Malang mulai mendirikan Kampung Tangguh. Salah satu komponen terpenting dari Kampung Tangguh itu adalah keberadaan Lumbung Pangan, sebagai kebutuhan pokok untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar selama pandemi covid-19.

Jumlah kampung tangguh di Kota Malang pun terus ditambah dan diperkuat. Tujuannya adalah untuk memastikan ketahanan masyarakat dari berbagai aspek selama pandemi covid-19. Seluruh kampung di Kota Malang pun ditargetkan untuk memiliki Kampung Tangguh.

Baca Juga : Transisi Menuju New Normal, Kabaharkam Polri Minta Kuatkan 7 Konsep Kampung Tangguh

 

Salah satu kampung tangguh yang eksis dengan lumbung pangannya adalah Kampung Tangguh di RW 1 kelurahan Tlogomas. Kampung tangguh di Kelurahan Tlogomas tersebut baru saja diresmikan oleh Komandan Kodim 0833 kota Malang Letkol Inf Tommy Anderson  pada Jumat (29/5/2020) kemarin.

Tommy menjelaskan, konsep Kampung Tangguh sebenarnya bukanlah konsep baru. Karena sebelumnya, masyarakat Indonesia terutama Kota Malang juga sangat kental dengan semangat gotong royong. Melalui Kampung Tangguh inilah, masyarakat kembali diajak untuk menggelorakan semangat kebersamaan dan saling gotong royong.

"Esensi dari Kampung Tangguh ini adalah ketangguhan Sumber Daya Manusia, sehingga masyarakat akan kuat dan mandiri dalam berbagai kondisi," katanya.

Dalam kesempatan peresmian Kampung Tangguh RW 1 Kelurahan Tlogomas itu, Tommy juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako sebagai wujud dukungan TNI. Khususnya dukungan dari Kodim 0833 Kota Malang atas kemandirian masyarakat, khususnya dalam kondisi pandemi covid-19 saat ini.

Sementara itu, Kordinator Kampung Tangguh RW 1 Tlogomas, Azis Maulana menyampaikan, keberadaan Lumbung Pangan di Kampung Tangguh RW 1 Kelurahan Tlogomas tersebut akan semakin memperkuat kemandirian masyarakat. Sehingga, selama pandemi covid-19, diharapkan masyarakat tetap bisa saling membantu satu sama lain.

"Semoga kekompakan ini tak hanya dilaksanakan selama pandemi saja," tambahnya.

Baca Juga : Kota Batu Punya 4 Kampung Tangguh, Wali Kota: Saya Berharap Punya Semua

 

Aziz juga menginformasikan jika RW 1 Tlogomas memiliki 532 kepala keluarga dengan jumlah penduduk 1.573 jiwa. Di mana ada 237 mahasiswa yang indekos dan tidak mudik dan 172 orang diberdayakan dalam penjagaan kampung.

Di sisi lain, Mantan Wali Kota Malang H. Moch Anton yang hadir dalam peresmian Kampung Tangguh tersebut menyampaikan apresiasi atas kemandirian masyarakat. Dia berharap keberadaan Kampung Tangguh dapat disosialisasikan secara masif kepada warga.