Kapolres Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Kapolres Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Berakhirnya masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Malang, kemudian beralih pada masa new normal, diprediksi masyarakat akan berbondong-bondong berkunjung ke Kota Malang.

Prediksi bukan tanpa alasan. Sebab, di Kota Malang sendiri banyak tersedia lokasi yang mengundang berkumpulnya massa, seperti halnya mall maupun lokasi lainnya jika benar-benar buka setelah penerapan protokol kesehatan.

Baca Juga : Transisi Menuju New Normal, Kabaharkam Polri Minta Kuatkan 7 Konsep Kampung Tangguh

 

Namun meskipun begitu, masyarakat tak lantas bisa bereuforia dengan bebas berpergian. Sebab petugas Kepolisian Polresta Malang Kota tetap melakukan penyekatan, khususnya pada batas kota Adi Putro, Exit Tol Madyopuro maupun darah Simpang Tiga Kacuk Barat.

"Kita tetap laksanakan penyekatan, kalau kita melaksanakan new normal di tengah kota, tetapi kita tidak menghambat masyarakat dari luar yang ke kota, maka nantinya kita malah akan kewalahan, terutama pada tempat tadi," terang Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata (30/5/2020).

Karenanya, pihaknya bersama jajaran Kodim 0833, Korem 083 Bdj maupun pihak Pemkot Malang akan melakukan ploating di seluruh pos-pos atau lokasi yang telah ditentukan atau diperkirakan akan banyak dikunjungi.

"Termasuk pengamanan internal seperti di rumah sakit, mall dan pasar, kita akan koordinasi di sana menyesuaikan dengan protokol Covid-19. Kita harus juga mengamankan petugas pengamanannya, jangan sampai kita tempatkan personel di sana, dengan new normal yang ada mereka malah terpapar," terangnya.

Setelah itu, nantinya selama 30 hari ke depan, mulai tanggal 1 Juni 2020 hingga 30 Juni 2020, akan dilakukan evaluasi mengenai efektif tidaknya penerapan new normal di Kota Malang.

Baca Juga : Kota Batu Punya 4 Kampung Tangguh, Wali Kota: Saya Berharap Punya Semua

 

"Kalau tidak, tentu akan ada evaluasi. Kalau ya mungkin akan ada pembukaan dan tindak lanjut lainnya," ujarnya.