Kepala BPS Kota Malang Sunaryo. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala BPS Kota Malang Sunaryo. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pelaksanaan Sensus Penduduk Online (SPO)yang digelar sejak 15 Feburari 2020 lalu telah resmi berakhir hari ini (Jumat, 29/5/2020).

Di Kota Malang, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat partisipasi warga cukup signifikan yakni mencapai 70 persen yang telah melakukan pengisian.

Baca Juga : Jembatan Kedungkandang Dibangun, Ini Jalur Alternatif bagi Para Pengendara

Angka capaian tersebut, menempatkan Kota Malang berada diperingkat ke-7 se-Jawa Timur. 

"Dari target, kali ini mencapai 70 persen lebih. ini menempatkan Kota Malang berada pada peringkat ke-7 di Jawa Timur. Partisipasi warga bagus, meski kita tersentak dengan adanya pandemi Covid-19,” ujar Kepala BPS Kota Malang, Sunaryo.

Ia menjelaskan, total warga Kota Malang yang berpartisipasi dalam SPO sebanyak 252.300 warga atau 71.357 Kepala Keluarga (KK) dari keseluruhan jumlah penduduk 874.890 warga.

Hasil tersebut memang kurang dari target yang diharapkan sebelumnya, yakni mencapai 120-an ribu keluarga yang berpartisipasi dalam sensus penduduk ini.

"Dari seluruh warga Kota Malang memang baru 70 persen saja yang telah berpartisipasi sensus penduduk online. Tapi, kami berterima kasih bagi yang telah mengikuti. Begitupun kami juga menyadari bahwa tidak semua warga bisa ikut dalam sensus online ini," imbuhnya.

Baca Juga : Pilah Sampah dari Rumah Bisa Jadi Hal Positif, Ini Kata DLH Kota Malang

Lebih lanjut, ia menjelaskan upaya SPO dilakukan sebagai salah satu bentuk pelayanan data pada warga agar bisa terlayani dengan lebih cepat dan akurat. Sehingga mendukung program reformasi birokrasi BPS sebagai penyedia data statistik.