Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Kota Batu Dra Ema Sumiarti MSi saat ditemui di Aula Tugu Kota Malang. (Foto: Ima/MalangTIMES)
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Kota Batu Dra Ema Sumiarti MSi saat ditemui di Aula Tugu Kota Malang. (Foto: Ima/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMA/SMK Provinsi Jawa Timur 2020/2021 sebentar lagi dimulai. Sebelum itu, calon peserta didik harus mengambil PIN (personal identification number) terlebih dahulu. Dalam web PPDB Jatim tertulis bahwa pengambilan PIN akan dilaksanakan 8 Juni-20 Juni 2020.

Pengambilan PIN bisa dilakukan di SMA/SMK terdekat. Nantinya di SMA/SMK akan tersedia posko PPDB. Posko ini akan membantu masyarakat mengambil PIN dan menentukan titik koordinat lokasi rumah dengan sekolah. Pelayanannya akan dilakukan dengan memperhatikan standar protokol covid-19.

Baca Juga : Sambut New Normal, SMA/SMK Malang-Batu Lakukan Hal Ini

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kota Malang dan Kota Batu Dra Ema Sumiarti MSi menyampaikan, tiap sekolah wajib menyediakan posko PPDB tersebut. "Ada satu yang harus dan wajib dilakukan sekolah. Tiap sekolah wajib menyediakan posko PPDB," ucapnya saat ditemui di Malang belum lama ini.

Menurut dia, posko ini akan membantu kelancaran proses PPDB. Orang tua mungkin bingung bagaimana mengambil PIN, bingung bagaimana informasi menentukan titik lokasi. Mungkin ada siswa yang dari luar provinsi tidak bisa memasukkan nilainya. "Nanti  petugas saya harapkan bisa membantu melayani wali murid, masyarakat, atau siswa kalau ada kesulitan," ucapnya.

Ema menegaskan, pelayanan dalam posko PPDB tersebut tetap harus sesuai dengan protokol kesehatan.

Di posko itu nantinya terdapat petugas-petugas, komputer, dan printer. Ema meminta posko ditempatkan di tempat yang luas. Tujuannya agar tamun nanti akan masuk satu per satu, tidak boleh berjubel.

"Tamunya satu per satu, berarti satu keluar satu masuk. Tidak boleh berjubel. Tolong diperhatikan protokol kesehatan," ucapnya.

Baca Juga : Masih Rencana, Masa Belajar dari Rumah SMA-SMK Jatim Diperpanjang sampai 14 Juni

Dalam kesempatan tersebut, Ema mengungkapkan, sejak awal PPDB berlaku sistem online, pelaksanaannya di Kota Malang selalu berjalan lancar, aman, dan tenteram.

"Untuk itu mari kita pertahankan. Termasuk Bapak Ibu Kepala Sekolah yang baru gabung saya harapkan bisa memberikan layanan terbaik untuk warga Kota Malang," pungkasnya.