Petugas Dinas Kesehatan Kota Batu saat mengambil contoh darah dari pedagang di Pasar Besar Kota Batu. (Foto: istimewa)
Petugas Dinas Kesehatan Kota Batu saat mengambil contoh darah dari pedagang di Pasar Besar Kota Batu. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Sebanyak 613 pedagang Pasar Besar Kota Batu sudah menjalani rapid test hingga Kamis (28/5/2020) kemarin. 

Dari jumlah itu, diketahui hasil rapid test menunjukkan terdapat 5 pedagang reaktif positif.

Baca Juga : Kasus Lolosnya Mudik Keluarga Lumajang ke Dampit, Muspika Siapkan Langkah Ini

Seperti diberitakan, satu Minggu sebelumnya pada Kamis (21/5/2020) lalu tim melakukan rapid test kepada 313 orang pedagang diperiksa, hasilnya 4 orang reaktif positif. 

Pada Kamis, rapid test kembali dilakukan pada 300 pedagang dan hasilnya satu orang reaktif.

Petugas langsung meminta pada pedagang yang mendapatkan hasil reaktif positif untuk melakukan isolasi mandiri. 

Selain itu selama waktu isolasi mandiri, petugas dari Dinas Kesehatan Kota Batu akan mengecek kondisi pedagang ini setiap hari.

“Tentunya bagi mereka yang isolasi mandiri, tidak berjualan selama 14 hari ke depan. Dan harus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan,” ungkap kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori.

Rapid test untuk kedua kalinya itu merupakan upaya tracing penyebaran Covid-19 khususnya di Pasar Besar Kota Batu. 

Baca Juga : Diajak Mudik ke Dampit Dalam Masa Isolasi Mandiri, Balita Ini Dinyatakan Positif Covid-19

Sebab, sebelumnya diketahui ada 2 pedagang konfirm positif Covid-19 di Pasar Besar Kota Batu sehingga perlu dilakukan pelacakan kemungkinan sebaran atau transmisi lokal di sana.

Selain pedagang, tim Dinas Kesehatan Kota Batu juga melakukan rapid test kepada petugas dan juru parkir yang ada di Pasar Besar Kota Batu.