Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (tengah) saat meninjau penyaluran bantuan di Kantor Pos Malang (Humas Pemkot Malang).
Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (tengah) saat meninjau penyaluran bantuan di Kantor Pos Malang (Humas Pemkot Malang).

MALANGTIMES - Sebanyak 20.619 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kota Malang tercatat sebagai penerima bantuan dari Kementerian Sosial dalam program Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19.

Namun hingga Rabu (27/5/2020) baru 17.283 KPM yang telah mengambil jatah bantuan tersebut.

Baca Juga : Target Sebelum Lebaran, Hari Ini 100 Desa di Kabupaten Malang Salurkan BLT-DD

Artinya, sebanyak tiga ribu lebih KPM atau tepatnya 3.336 KPM di Kota Malang yang belum mengambil jatah bantuan tersebut.

Padahal, kesempatan untuk mengambil bantuan dalam tahap pertama itu akan berakhir hingga dua hari ke depan, yaitu Jumat (29/5/2020) dan Sabtu (30/5/2020) mendatang.

Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko usai meninjau kembali penyaluran BST tahap I di PT Pos Kota Malang, Kamis (28/5/2020) pun meminta agar masyarakat segera mencairkan bantuan tersebut.

Meski bantuan yang belum diambil itu tetap bisa dicairkan di tahap pencairan berikutnya, tetapi dia tetap mengimbau agar masyarakat tertib dengan mengambil jatah bantuan tepat waktu.

"Kesempatannya hanya tinggal dua hari yaitu tanggal 29 dan 30 Mei besok untuk pengambilan BST tahap I," katanya.

Dia pun berharap, dengan adanya bantuan tersebut, masyarakat dapat memenuhi kebutuhannya sehari-hari di masa pandemi kali ini.

Baca Juga : 53 Desa di Kabupaten Malang Belum Musyawarah Desa Khusus, Sebabkan BLT-DD Tersendat

"Kami sampaikan kepada 3.336 KPM yang belum mengambil agar segera ke Kantor Pos Cabang Malang di Alun-Alun  untuk mencairkan dana BST ini," tutur pria yang akrab disapa Bung Edi ini.

Senada dengan Bung Edi, Kepala Kantor Pos Cabang Malang, Agung Janarjono berharap agar seluruh perangkat di Kecamatan dan Kelurahan untuk dapat menginformasikan kepada warganya yang belum mengambil BST untuk segera mencairkan.