Petugas kepolisian yang tengah memeriksa pengendara. (Ist)
Petugas kepolisian yang tengah memeriksa pengendara. (Ist)

MALANGTIMES - Malang Raya saat ini menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mulai 17 Mei 2020 hingga 30 Mei 2020. Upaya tersebut guna memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Namun, selama penerapan PSBB di Malang Raya, khususnya di Kota Malang, ada hal-hal unik dan lucu yang terjadi saat pemeriksaan petugas di pos check point.

Baca Juga : Travel Gelap Dari Banyuwangi Terjaring Petugas Check Point Adi Putro

Kasatlantas Polresta Malang Kota Kompol Priyanto pernah mengatakan diriinya dan petugas lain pernah melakukan pemeriksaan yang menjadi pengalaman lucu.

Saat tengah pemeriksaan PSBB hari kedua, terdapat mobil berpelat luar Kota yang akan masuk ke Kota Malang. Mobil tersebut kemudian diperiksa dan didapati pengemudinya juga beridentitas luar Malang.

Oleh petugas, pengemudi tersebut akhirnya diarahkan untuk putar balik. Namun begitu diarahkan untuk putar balik, pengemudinya mengaku akan bekerja ke Kota Malang.

"Kami tanya, katanya mau kerja ke Kota Malang. Tapi pas kami minta surat jalan atau surat tugas, yang bersangkutan ini tidak punya. Kami sempat arahkan untuk putar balik," ujat  kasat lantas.

Ketika akan diarahkan putar balik, yang bersangkutan mengaku bukan seorang karyawan, melainkan seorang pemilik perusahaan. Dari informasi itu, saat didalami, memang benar yang bersangkutan merupakan pemilik perusahaan.

"Yang bersangkutan ini sempat bilang, 'saya ini pemilik perusahaan, masak saya mau buat surat jalan sendiri, saya tanda tangani sendiri'. Kami sendiri ya juga merasa lucu. Namun tetap kami arahkan untuk orang kantornya membuatkan surat jalan atau surat keterangan kerja," ucapnya menirukan perkataan pengemudi yang diperiksa, lalu tertawa.

Baca Juga : Masih Ngotot dan Bandel Buka, Petugas PSBB Siap Tindak Toko di Kota Malang

"Wah kalau untuk identitasnya, namanya siapa, maupun pemimpin perusahaan apa, saya lupa detailnya. Tapi dia memang pimpinan perusahaan," tambah Priyanto.

Pengemudi tersebut kemudian diminta untuk menunggu di pos check point sembari orang dari kantornya datang membawa surat yang dimaksud. Begitu orang dari perusahaannya datang dan membawa surat yang diminta, yang bersangkutan diperbolehkan melanjutkan perjalanan.