Robbi Readi saat memberi makan ikan Koi peliharaannya (Ist)
Robbi Readi saat memberi makan ikan Koi peliharaannya (Ist)

MALANGTIMES - Menjadi mahasiswa saat ini dituntut memiliki jiwa wirausaha. Berwirausaha menjadi salah satu pilihan karir yang menantang sekaligus bisa menjadi mata pencaharian utama. Selain mengandalkan keberuntungan menjadi pegawai negeri sipil (PNS) atau pekerja kantoran.

Jiwa entrepreneurship ini pun telah banyak mengantarkan orang atau mahasiswa menjadi sukses. Tak hanya sukses untuk dirinya sendiri tapi juga berhasil menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitarnya.

Baca Juga : Sukaji Widiantoko, 7 Tahun Gagal jadi Petani Jeruk, Kini Kembangkan Bumi Kitir yang Ngehits

Nah bicara tentang wirausahawan muda berstatus masih mahasiswa dan sudah tergolong sukses, Robbi Readi warga Desa Krebet Senggrong, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, bisa jadi contohnya.

Ya, pria yang masih berusia 21 tahun dan merupakan mahasiswa Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) ini sukses bergelut dengan bidang ikan hias jenis Koi.

Berawal dari hobi memelihara ikan Koi, ia kemudian menekuninya secara serius. 

Meskipun tergolong baru dalam merintis usaha ikan Koi Ini, namun ia sukses untuk memasarkan Koi hasil ternaknya ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan hingga Kalimantan, Sulawesi, Sumatra dan Papua.

"Di kampus saya juga terus mempelajari bagaimana manajemen usaha yang baik agar semakin berkembang. Banyak juga dosen-dosen yang mensupport setelah tahu saya menggeluti dunia ikan Koi," ungkapnya.

Ia sendiri memulai usaha pengembangbiakan ikan hias jenis Koi ini sudah beberapa tahun silam, sejak ia belum menempuh perkuliahan.

Namun baru sekitar tahun 2018, ia mulai mengkomersilkan ikan hasil pengembangbiakan di tempatnya dan juga mengkaryakan warga sekitar untuk ikut terlibat dalam pengembanganbiakan ditempatnya.

"Ya baru 2018-an itu, mulai menjual. Awalnya ya saya posting di medias sosial, ternyata yang minat banyak dan sampai sekarang," jelas mantan Ketua Senat FEB ini.

Selama ini, ia memelihara Ikan Koi dirumah maupun di lokasi kolam yang ada di lahan miliknya yang lain. Jumlah ikan koi yang ada di tempatnya kini mencapai ratusan dengan beragam corak.

"Saya selama ini juga terus belajar tentang ikan Koi, bagaimana mengembangbiakan, menangani ikan yang sakit dan lainnya," terangnya.

Baca Juga : Para Youtuber Lokal Ini Pendapatannya Bikin Ngiler, Raup Ratusan Juta Sampai Miliar Sebulan,

Banyak ikan Koi berkualitas bagus yang telah ia jual. Bahkan dalam sebulan ia mengaku bisa untung bersih kurang lebih sebesar Rp 5 juta setiap bulannya.  
Harga termurah ikan Koi dari tempatnya mulai dari Rp 100 ribu hingga pernah ia menjual satu ekor ikan Koi seharga Rp 7 juta.

"Harganya beragam tergantung corak, jenis dan warna pada umumnya," beber pria yang akrab disapa Robbi.

Namun dibalik kesuksesannya ini, bukan lantas semudah membalikan telapak tangan. Dalam proses belajar tentang ikan Koi, ia sempat mengalami kerugian kurang lebih Rp 10 juta.

"Satu kolam mati karena sakit, salah penanganan. Saya pikir jinak, tapi ternyata kena penyakit. Ya ruginya sekitar Rp 10 juta juta," tuturnya.

Sementara itu, untuk saat ini, meskipun dalam wabah Pandemi Covid-19, ia mengaku tak terlalu berdampak. Tetap terdapat pembeli atau pecinta ikan Koi yang masih membeli ditempatnya.

"Saat ini masih diseputaran Jawa saja ngirimnya. Ya Surabaya, Solo, Semarang, Jogja, Jakarta," ujar Robbi.

Ke depan pihaknya berharap agar usahanya ikan  berbuah manis dan semakin terus berkembang. Ia juga berpesan terhadap generasi muda, agar berani berinovasi untuk mencari peluang.

"Harapan saya untuk temen-teman generasi beranilah dalam berbuat sesuatu. Anda cukup mampu untuk melakukannya, cari peluang yang bisa membuat anda  berubah, dan perubahan itu berdampak pada orang banyak," pungkasnya.