Ilustrasi penyebaran Covid-19. (Foto: Shutterstock)
Ilustrasi penyebaran Covid-19. (Foto: Shutterstock)

MALANGTIMES - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya telah berjalan selama 5 hari ini. Dalam masa pelaksanaan itu pula jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Malang bertambah 3 kasus.

Saat ini, per tanggal 21 Mei 2020 total pasien positif Covid-19 tercatat 30. Dari angka total pasien tersebut, 12 sudah dinyatakan sembuh, 18 lainnya masih menjalani perawatan.

"Ya, Kota Malang ada tambahan tiga pasien positif Covid-19," ujar Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang dr Husnul Muarif saat dihubungi MalangTIMES Kamis malam,(21/5/2020).

Ketiga pasien tersebut berjenis kelamin laki-laki, yakni satu merupakan Tenaga Kesehatan (Nakes) berusia 33 tahun. Kemudian, 1 pasien lainnya dengan usia 52 tahun memiliki riwayat perjalanan ke Surabaya, serta satu lagi pasien berusia 67 tahun yang masih dalam proses tracing.

"Satu nakes, di rawat di RSUD Kota Malang. Yang lain warga biasa masih dirawat di RSSA (Rumah Sakit Saiful Anwar), dan masih akan dilakukan proses tracing," imbuhnya.

Dijelaskannya, untuk kedua pasien warga biasa sebelumnya merupakan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) di RSSA Kota Malang. Sementara, untuk Nakes merupakan OTG (Orang Tanpa Gejala).

"Kalau yang 2 warga biasa ini selama ini sudah dirawat di rumah sakit. Mereka PDP nya Saiful Anwar (RSSA), kemudian selama perawatan karena rumah sakit sudah bisa melakukan tes PCR-swab, sehingga lebih cepat hasilnya keluar. Kalau Nakes, OTG memang," jelasnya.

Lebih lanjut, terkait awal mula perawatan 2 pasien sebagai PDP masih belum terkonfirmasi. Namun, jika proses tes swab sebelumnya harus menunggu sekitar 7-10 hari, kini untuk tes pasien tersebut sudah dilakukan di RSSA dengan hasil lebih cepat diketahui antara 3-5 hari saja.

"Untuk tanggal masuknya kami masih konfirmasi ke RSSA. Kebetulan RSSA sudah bisa melakukan tes PCR-Swab jadi lebih cepat bisa diketahui. Paling tidak hasil itu antara 3 sampai 5 hari keluarnya," terangnya.

Sementara itu, penambahan juga masih terjadi pada kategori lainnya pada kasus Covid-19 di Kota Malang. Untuk ODR (Orang Dalam Risiko) tercatat bertambah 17, totalnya 2.034.

Kemudian OTG (Orang Tanpa Gejala) tercatat 299 orang. Sedangkan untuk kategori ODP (Orang Dalam Pantauan) masih juga tercatat bertambah yakni mencapai angka 853 orang.

"Sebanyak 89 orang masih dalam tahap dipantau, sementara 763 selesai tahap pemantauan, dan 1 pasien dinyatakan meninggal dunia," jelas Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto.

Selanjutnya, kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan) bertambah 5 orang dari sebelumnya, totalnya kini menjadi 223 orang. "17 orang dinyatakan meninggal dunia, 130 orang telah sehat atau selesai pengawasan, dan 76 orang masih dalam tahap perawatan," tandasnya.