Postingan Vicky Nitinegoro tentang lelang keperjakaan (screenshot Instagram Vicky Nitinegoro)
Postingan Vicky Nitinegoro tentang lelang keperjakaan (screenshot Instagram Vicky Nitinegoro)

MALANGTIMES - Setelah viral Sarah Khiel yang secara terang-terangan rela menjual keperawanan dengan harga mulai Rp 2 Miliar dan hasilnya akan didonasikan untuk membantu pejuang Covid-19 yang terkena dampak, kini aktor Vicky Nitinegoro juga memunculkan sebuah postingan di Instagram pribadinya yang menunjukkan bahwa ia akan melelang keperjakaan.

Sebuah jokes dilontarkan Vicky Nitinegoro yang memposting lelang keperjakaan tapi tak menyebut harga. Hanya saja ditulis dalam caption 'mulai dari nol'.

Baca Juga : Alfarizi dan Jayus Hariono bersama Dokjreng FC Bakal Serahkan 100 APD Untuk Tenaga Medis

 

Nampaknya, postingan tersebut memang untuk meramaikan jagad dunia maya (dumay) dimana saat ini sedang viral pemberitaan tentang Sarah Khiel yang menjual keperawanan untuk membantu pejuang Covid-19.

Bahkan viralnya Sarah Khiel itu juga sempat memantik respon keras dari netizen yang menganggap hal yang akan dilakukan itu sebuah kekeliruan di tengah wabah yang menghebohkan dunia.

Sebelumnya, banyak sekali kasus di dunia maya meski tengah wabah Covid-19 masih menjadi bayang-bayang yang tidak bisa dipisahkan. Salah satunya, YouTube Ferdian Paleka yang ditangkap karena dianggap telah melecehkan transpuan dengan memberikan 'sembako' tapi di dalamnya adalah sampah dan batu bata.

Dalam postingannya, Vicky Nitinegoro menuliskan "aku mau lelang keperjakaanku, mulai dari nol ya," tulisnya dalam caption.

Baca Juga : Usai Meneguk Air Putih, Tuna Wisma Tergeletak Tak Bernyawa

 

Di dalam foto, ekspresi Vicky menunjukkan wajah yang gokil, tak pelak netizen pun turut memberikan komentar dan rata-rata komentar yang mampir adalah menertawakan aksi postingan dari aktor yang bertato di tangan tersebut.

Sebelumnya, Vicky juga kerap mengeluarkan jokes mengenai kejadian yang sedang viral. Hal itu juga untuk menyindir bagaimana kelakuan para selebgram yang sudah kelewat batas.