Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso bersama beberapa anggota DPRD Kota Batu saat inspeksi mendadak (sidak) Pasar Pagi di Kota Batu, Rabu (20/5/2020). (Foto: Humas Pemkot Batu)
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso bersama beberapa anggota DPRD Kota Batu saat inspeksi mendadak (sidak) Pasar Pagi di Kota Batu, Rabu (20/5/2020). (Foto: Humas Pemkot Batu)

MALANGTIMES - Pasar di sejumlah daerah  menjadi kluster baru penularan covid-19. Karena itu, pada hari ke-4 diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Batu, Wakil Wali Kota Punjul Santoso bersama beberapa anggota DPRD mengadakan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Pagi Kota Batu, Rabu (20/5/2020).

“Beberapa pasar di daerah lainnya menjadi kluster penularan covid-19. Sehingga harus disiplin dalam menjalankan physical distancing. Karena itu, kami melakukan peninjauan,” ucap Punjul. 

Baca Juga : Sebanyak 217 CPNS Disumpah Wali Kota Dewanti dari Jarak Jauh

Sidak itu dilakukan untuk melihat seberapa jauh penerapan Perwali Kota Batu Nomor 48 Tahun 2020 di Pasar Pagi Kota Batu bagi pedagang dan pengunjung. 

Terlihat di Pasar Pagi, jarak lincak atau lapak pedagang kurang lebih sejauh dua meter. Kemudian para pedagang dan pembeli sudah menerapkan penggunaan masker. Bahkan, di pintu masuk dan keluar pasar itu, terdapat tulisan imbauan yang cukup besar terkait kewajiban penggunaan masker oleh pedagang dan pembeli.

Selain itu di Pasar Pagi disuguhkan tempat cuci tangan agar pedagang dan pembeli bisa  mencuci tangan usai melakukan aktivitas. Hanya, physical distancing antar-pembeli memang cukup susah melihat pengunjung cukup banyak. 

Punjul menambahkan, setelah dilakukan sidak, dia meminta kepada Diskumdag Kota Batu menyampaikan kepada pedagang dan penjual Pasar Pagi untuk menerapkan physical distancing. “Setelah ini akan dievaluasi nanti solusinya seperti apa,” imbuhnya.

Baca Juga : Pemkot Malang Resmi Larang Salat Ied di Lapangan dan Masjid

Selain itu, rencananya pemkot meminta agar satpol PP menjaga supaya penerapan physical distancing bisa maksimal di Pasar Pagi. Sehingga mereka yang melanggar bisa langsung dikenakan sanksi. 

Menurut Punjul, hal itu perlu dilakukan oleh pedagang dan pembeli supaya terhindar dari covid-19. “Sebab ini sebagai upaya pencegahan sehingga agar bisa dipatuhi,” tutup pria yang juga ketua PDIP Kota Batu ini.