Aktivitas di salah satu layanan kesehatan Dinkes Kota Malang, Puskesmas Kendalsari sebelum pandemi Covid-19. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Aktivitas di salah satu layanan kesehatan Dinkes Kota Malang, Puskesmas Kendalsari sebelum pandemi Covid-19. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pelayanan kesehatan selama lebaran tahun ini tak perlu dikhawatirkan masyarakat. Sebab, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan fasilitas layanan kesehatan tetap berjalan selama libur lebaran.

Plt Kepala Dinkes Kota Malang, Sri Winarni menyatakan layanan kesehatan di Kota Malang tetap buka di libur Lebaran. Warga tetap bisa memanfaatkan layanan kesehatan, baik itu di puskesmas maupun Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

"Tentu kami di Dinas Kesehatan baik melalui puskesmas ataupun RSUD tetap memberikan pelayanan selama 24 jam selama lebaran nanti," ujarnya.

Sebanyak 16 puskesmas baik yang rawat inap ataupun non rawat inap juga disiapkan untuk tetap memberi pelayanan bagi masyarakat.

"Kita ada 5 puskesmas rawat inap, dan sisanya non rawat inap tetap buka untuk melayani masyarakat," imbuhnya.

Terlebih saat ini, Kota Malang telah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlangsung sejak 17 Mei - 30 Mei 2020 mendatang.

Tentunya, pelayanan kesehatan juga ditambah. Yakni, dengan menempatkan petugas kesehatan di titik-titik chek point untuk melayani pengendara yang melewati batas kota.

Karena kondisi seseorang yang sakit tidak pernah terprediksi. Karenanya, pelayanan kesehatan tetap harus maksimal dijalankan meski tengah dalam kondisi libur lebaran.

"Di samping itu, walaupun libur kami dari Dinas Kesehatan beserta seluruh teman-teman puskesmas yang ditunjuk dan juga dari organisasi profesi, kemudian dari beberapa klinik dan rumah sakit swasta itu kita tetap berjaga dan bertugas di chek point maupun di pos-pos penyekatan yang ada di Kota Malang," tandasnya.