Pemberian paket kesehatan 'personal hygiene' dari Dinas Kesehatan Kota Malang kepada supir angkot di Kota Malang. (Foto: Dokumentasi Dinkes Kota Malang).
Pemberian paket kesehatan 'personal hygiene' dari Dinas Kesehatan Kota Malang kepada supir angkot di Kota Malang. (Foto: Dokumentasi Dinkes Kota Malang).

MALANGTIMES - Pemberikan bantuan sosial khususnya bagi warga terdampak Covid-19 di Kota Malang terus dilakukan.

Kali ini Dinas Kesehatan (Dinkes) berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang untuk menyalurkan bantuan kepada para supir angkot di Kota Malang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Kota Malang, Latifah Hanun menyatakan total 150 paket personal hygiene yang dibagikan kepada supir angkot di Kantor Dishub Kota Malang, Selasa (19/5/2020).

"Sasaran penerima bantuan ini supir angkot, yang sebelumnya di awal bulan Mei kami telah membagikan juga. Kami dari Dinas Kesehatan memberikan paket personal hygiene. Yang terdiri dari sabun cuci tangan, hand sanitizer dan masker," ujarnya.

Ia menjelaskan, dengan kolaborasi tersebut proses pemberian bantuan bisa dijalankan di satu tempat sekaligus.

Sebab, dalam hal ini Dishub Kota Malang juga turut membagikan bantuan kepada supir angkot berupa sembako dan BLT (Bantuan Langsung Tunai) untuk warga terdampak Covid-19.

"Kami berkolaborasi biar pemberian bantuan yang ingin diberikan tidak makan waktu dan tempat. Lebih ringkas, sekaligus di satu tempat ini," imbuhnya.

Lebih lanjut, program pemberian bantuan tersebut sebagai upaya lain dalam memberikan edukasi dan informasi kepada masyarakat Kota Malang mengenai pencegahan Covid-19.

"Iya, jadi kali ini sambil mengedukasi karena kami memberikannya berupa personal hygiene yang juga diselipkan brosur terkait dengan penanganan Covid-19," tandasnya.

Sementara itu, bantuan yang disalurkan dari Dishub Kota Malang ini berkaitan dengan program Jaring Pengaman Sosial (JPS) bagi warga terdampak Covid-19.