Ilustrasi. (Foto: ntv.com.tr).
Ilustrasi. (Foto: ntv.com.tr).

MALANGTIMES - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Malang kembali bertambah 1 orang. Kini totalnya ada 27 kasus pasien positif yang tercatat per tanggal 18 Mei 2020.

Kabag Humas Pemkot Malang, Nur Widianto menyatakan satu tambahan pasien positif sebelumnya merupakan PDP (Pasien Dalam Pengawasan) dengan riwayat penyakit TB atau dikenal juga TBC (Tuberkulosis).

Baca Juga : Satu Pasien asal Desa Bulukerto, Kota Batu Sembuh Setelah 4 Kali Swab

"Tambahan 1 konfirm positif Covid-19 status dari dirawat PDP di rumah sakit, riwayat klinis suspec TB," terangnya.

Ia menambahkan, belum diketahui berkaitan dengan riwayat perjalanan pasien berjenis kelamin perempuan, dengan usia 58 tahun tersebut. Sebab, petugas kesehatan masih melakukan proses tracing.

"Saat ini lagi dilakukan tracing," imbuhnya.

Sebelumnya, Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif pernah menjelaskan jika seseorang yang memiliki penyakit penyerta rentan tertular Covid-19.

Karenanya, ia mengimbau kepada masyarakat yang memang telah memiliki riwayat penyakit penyerta sebelumnya, seperti diabetes, hipertensi, TB, dan yang lainnya untuk mengelola kondisi tubuhnya dengan baik.

"Kelola dengan baik kalau ada penyakit yang sudah menyertai. Lakukan olahraga, serta perbanyak makan buah dan sayur. Karena virus itu tergantung dari daya tahan tubuh. Kalau yang memiliki riwayat penyakit daya tahan tubuhnya bagus maka virus tidak bisa berkembang, dan tidak akan menimbulkan gejala," jelasnya.

Baca Juga : Berobat Karena Sinusitis, Pria Asal Malang Ini Malah Tertular Covid-19

Sementara itu, penambahan juga masih terjadi pada kategori kasus Covid-19 yang lain. Data di Kota Malang per tanggal 18 Mei 2020, untuk ODR (Orang Dalam Risiko) tercatat 1.995.

Kemudian OTG (Orang Tanpa Gejala) juga menunjukkan peningkatan sebanyak 295 orang. Sedangkan untuk kategori ODP (Orang Dalam Pantauan) masih juga tercatat bertambah yakni mencapai angka 838 orang.

Sebanyak 103 orang masih dalam tahap dipantau, sementara 734 selesai tahap pemantauan, dan 1 pasien dinyatakan meninggal dunia.

Selanjutnya, kategori PDP (Pasien Dalam Pengawasan) totalnya kini menjadi 216 orang. Sebanyak 17 orang dinyatakan meninggal dunia, 126 orang telah sehat atau selesai pengawasan, dan 72 orang masih dalam tahap perawatan.