Rendra: Limbah Kalau Dikelola Menjadi Berkah

Oct 20, 2015 12:25
Bupati Malang, H Rendra Kresna bersama sekjen Kementerian LHK mencoba memasak dengan gas methane (Foto: Hilmy / MALANGTIMES)
Bupati Malang, H Rendra Kresna bersama sekjen Kementerian LHK mencoba memasak dengan gas methane (Foto: Hilmy / MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Bupati Malang, H Rendra Kresna mengungkapkan limbah sampah apabila tidak dikelola dapat menimbulkan permasalahan, tapi bila dikelola dengan baik dapat menjadi berkah.

Hal itu seperti disampaikan dalam acara demo pengelolaan gas methane dan launching website www.menlhk.go.id di TPA Talangagung, Kepanjen, Selasa (20/10/2015) yang mengangkat tema sampah sebagai sumber energi alternatif.

"Ada berbagai persoalan yang harus di selesaikan seperti pemanfaatan gas methane.Manfaatkan gas methane itu untuk kepentingan rumah tangga baik untuk dapur maupun kepentingan lainnya," ungkap Rendra Kresna dalam sambutannya. 

Ia menambahkan selain untuk kepentingan memasak di rumah, gas methane juga dapat dimanfaatkan untuk generator pembangkit listrik.

Ia menambahkan selain di TPA Talangagung Kepanjen, pemanfaatan gas methane juga ada di TPA Paras, Poncokusumo. "Bedanya penyaluran gasnya.  Apabila di TPA Talangagung menggunakan pipa PVC, bila di Paras menggunakan pring (bambu) petung," imbuhnya. 

Ia berpesan kepada hadirin yang hadir, baik dari masyarakat maupun siswa-siswi SMA/SMK Adiwiyata Se-Kabupaten Malang yang hadir tentang bagaimana mengelola sampah sehingga dapat mengurangi beban rumah tangga. 

Dalam acara yang di langsungkan di halaman TPA Talangagung tersebut dihadiri juga sekjen Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Bambang Hendroyono yang mewakili menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar. (*)

Topik
BUPATI MALANGH Rendra KresnaTPA Talangagung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru