Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) didampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (kanan) saat menunjukkan portal siBansos (Istimewa).
Wali Kota Malang Sutiaji (kiri) didampingi Wakil Wali Kota Malang Sofyan Edi Jarwoko (kanan) saat menunjukkan portal siBansos (Istimewa).

MALANGTIMES - Pemerintah Kota Malang memiliki portal khusus untuk menyalurkan bantuan sosial bagi masyarakat terdampak covid-19. Portal bernama siBansos itu sudah dapat diakses masyarakat melalui laman pencarian.

Bukan hanya untuk mencari data berkaitan dengan siapa saja yang telah terdaftar sebagai penerima bantuan, portal khusus https://sibansos.malangkota.go.id/ itu juga bisa diakses untuk mendaftarkan diri jika memang yang bersangkutan memenuhi syarat dan belum terdaftar sebagai penerima manfaat.

Baca Juga : Bantuan Kemensos Dibagikan, Ada 10.673 KK Kota Batu Yang Menerima

Wali Kota Malang Sutiaji menerangkan, melalui portal khusus tersebut, siapapun dapat mendaftarkan diri ataupun mendaftarkan orang lain yang dirasa belum terdata. Masyarakat yang hendak mendaftar bisa melakukan beberapa prosedur yang tertera di dalamnya.

"Jadi sudah jelas semua. Siapa saja yang menerima dan kalau mau mendaftar juga bisa. Di dalamnya juga dijelaskan siapa saja yang berhak menerima bantuan," terangnya, Sabtu (16/5/2020).

Politisi Demokrat itu menjelaskan, jumlah penerima bantuan bersifat dinamis dan bisa bertambah. Sampai saat ini, total ada 86.186 kuota bansos di Kota Malang. Sedangkan jumlah peserta terdaftar mencapai 76.691 peserta dan 59.191 bantuan telah dicairkan.
Bantuan yang disalurkan itu berasal dari sumber APBN dan APBD.

Pendataan sebelumnya juga bersumber dari Dinas Sosial, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Disnaker-PMPTSP, Dinas Perhubungan, Disporapar, dan Dinas Pendidikan, dan Kebudayaan, BPBD, dan Kecamatan.

Dalam portal tersbeut menurutnya juga telah tercatat peta sebaran bantuan. Sehingga masyarakat bisa mengakses siapa yang mendapatkan bantuan dan sumber anggaran serta bentuk bantuannya seperti apa.

"Semua lengkap di sana, bisa dicek langsung," jelasnya.

Berdasarkan siBansos, penerima bantuan terdata dalam beberapa program. Di antaranya adalah program bantuan pekerja seni mencapai 304 KK dan program bantuan PKL sekolah yang mencapai 1.060 KK dan bersumberkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang.

Selanjutnya program bantuan BPNT Daerah atau Rasda sebanyak 6.918 KK, program Covid APBD 1 sebanyak 1.666 KK, dan peogram Covid APBD 2 sebanyak 4.606 KK. Seluruhnya bersumber dari pendataan Dinas Sosial.

Baca Juga : Ratusan Calon PMI Batal Berangkat, Bupati Malang Sarankan Untuk Cari Kerjaan Lain

Kemudian program bantuan juru parkir sebanyak 1.855 KK dan bantuan sopir angkot sebanyak 781 KK. Keduanya bersumber dari pendataan yang dilakukan Dinas Perhubungan Kota Malang.

Berikutnya program bantuan pedagang yang bersumber dari Disporapar sebanyak 394 KK Keluarga Penerima Manfaat. Delapan program tersebut seluruhnya menggunakan APBD Kota Malang TA 2020.

Sedangkan yang berasal dari APBN tercatat ada, 4.529 KPM BPNT, 14.425 KPM BPNT/sembako pusat, dan 22.655 KPM program Bantuan Sosial Tunai (BST) Kementerian Sosial.