Bupati Malang, HM Sanusi (tiga dari kiri) saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan CPMI yang tertunda keberangkatannya karena covid-19 (Foto : Disnaker Kabupaten Malang for MalangTIMES)
Bupati Malang, HM Sanusi (tiga dari kiri) saat menyerahkan bantuan kepada perwakilan CPMI yang tertunda keberangkatannya karena covid-19 (Foto : Disnaker Kabupaten Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bantuan sosial yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak covid-19 di Kabupaten Malang, kembali disalurkan. 

Hari ini (Rabu 13/5/2020) giliran calon pekerja migran Indonesia (PMI), yang mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

Baca Juga : Dua Dedengkot Jurnalis Jadi Calon Duta Besar, Simak Daftar 31 Orang yang Diajukan Jokowi

”Hari ini kita beri bantuan beras 10 kilogram kepada mereka (CPMI) yang gagal berangkat itu. Harapannya mereka tetap semangat dan terus berikhtiar,” kata Bupati Malang, HM Sanusi saat menyerahkan bantuan secara simbolis di Pendopo Kecamatan Turen, Rabu (13/5/2020).

Sebagai informasi, di Kabupaten Malang tercatat ada 668 CPMI yang terpaksa harus ditunda keberangkatannya, lantaran terdampak pandemi covid-19. Menanggapi hal ini, Bupati Malang memastikan jika status pandemi berakhir, nasib ratusan CPMI tersebut akan segera ditindak lanjuti.

”Nunggu kalau nanti setelah covid-19 berakhir. Apabila memenuhi syarat, ya segera di buka lagi, kita berangkatkan lagi,” tegas orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Malang ini.

Sembari menunggu jadwal keberangkatan, Sanusi mengimbau kepada para CPMI untuk mencari penghidupan yang lain. 

”Ya cari pekerjaan yang bisa dikerjakan. Kan selama ini , sebelum ada covid-19 pun mereka kan bisa hidup. Pokoknya yang  terpenting mau berusaha, pasti ada jalan,” celetuknya.

Disaat bersamaan, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (ASPATAKI), Saiful Mashud, menuturkan jika bantuan sembako yang digelontorkan pemerintah Kabupaten Malang tersebut, bakal disalurkan kepada PMI dan instruktur BLK yang terpaksa harus di rumahkan karena wabah corona.

Baca Juga : Serahkan BLT-DD di Desa Gandekan, Bupati Blitar: Gunakan untuk Belanja Makanan Bergizi

”Bantuan dari pemerintah ini diharapkan dapat membantu para CPMI dan instruktur BLK, terutama saat Kabupaten Malang menerapkan PSBB,” ujar Saiful.

Sebagai informasi, dalam agenda pembagian sembako kali ini, juga turut dihadiri oleh pejabat pemerintahan dan jajaran OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Kabupaten Malang. Diantaranya adalah Kadisnaker Kabupaten Malang, Yoyok Wardoyo.

”Saya berharap agar para CPMI yang tertunda keberangkatannya ini bisa tetap semangat, dan semoga setelah wabah covid-19 semua bisa segera diberangkatkan,” tutup Yoyok.