Petugas saat memeriksa suhu tubuh pengendara di pos pemantauan di simpang tiga Pendem, Kecamatan Junrejo. (Foto: istimewa)
Petugas saat memeriksa suhu tubuh pengendara di pos pemantauan di simpang tiga Pendem, Kecamatan Junrejo. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Setiap Jumat hingga Minggu, petugas dari Polres Batu dan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melakukan pemantauan di berbagai pos chek point. 

Pemantauan itu dilakukan dalam upaya memutus mata rantai virus covid-19 di Kota Batu. Hasilnya dari 4 pos, didapati  2.262 pengendara yang harus putar balik atau balik kanan.

Baca Juga : Jangan Masuk Area Blind Spot, Akibatnya Bisa Fatal

Empat pos check point itu berada di kawasan Pertigaan Pendem, pintu keluar Songgoriti Jalan Trunojoyo, pos Junggo pintu masuk dari arah Pacet, dan pos Alun-Alun Kota Batu.

Untuk waktu pelaksanaan check point adalah setiap hari Jumat sampai Minggu, pukul 16.00-21.00 WIB. Namun, khusus di pos Alun-Alun Kota Batu akan berlangsung selama 24 jam.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori mengatakan, dari 1.230 kendaraan itu terdari dari R4 ada 338, R2 sejumlah 890, R6 ada 2 unit, dengan 2.262 orang pengendara yang harus berputar balik. Khususnya bagi mereka yang tidak memiliki kepentingan

“Data ini bagi pengendara yang akan masuk ke Kota Batu, kemudian terpaksa harus berputar balik. Hal ini dilakukan untuk mencegah Covid-19,” ucapnya.

Setiap pos terdapat 36 personil yang melakukan pemeriksaan. Mulai dari kesehatan, asal daerah, tujuan bepergiaan, dan tujuannya. Mereka yang memeriksa kesehatan para pengendara itu juga dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD).

Baca Juga : Driver Ojol di Malang Mulai Mengeluh Orderan Sepi

“Dari 36 personil itu merupakan tim gabungan dari 12 personil dari Polres Batu, TNI, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, BPBD, PMI, dan relawan masing-masing 4 personil,” tutup Chori.