Taufik Hidayat saat di acara Podcast Deddy Corbuzier (screenshot video Podcast Deddy Corbuzier)
Taufik Hidayat saat di acara Podcast Deddy Corbuzier (screenshot video Podcast Deddy Corbuzier)

MALANGTIMES - Legenda bulutangkis nasional, Taufik Hidayat tegas menyebut koruptor di pemerintahan dalam dunia olahraga sampai kapanpun sangat bisa terjadi meski siapapun menjadi pimpinan atau pejabatnya.

Diundang pada konten Podcast di akun YouTube Deddy Corbuzier, Taufik Hidayat menceritakan pengalamannya selama bergabung di pemerintahan atau lebih tepatnya menjadi staf khusus bidang komunikasi dan kemitraan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

Baca Juga : Punya Sejarah Panjang, AS Roma Sukses Galang Donasi

Pertanyaan demi pertanyaan terus dilontarkan Deddy Corbuzier untuk Taufik Hidayat, dan pebulutangkis yang pernah menjadi nomor dua terbaik sedunia ini mengungkapkan apa yang pernah ia alami di tubuh pemerintahan terlebih di Kemenpora.

"Siapapun di situ menterinya, sama saja. Itu harus setengah gedung dibongkar, tikusnya banyak banget," tegas Taufik Hidayat.

Pernyataan dari Taufik itupun memantik pertanyaan yang lebih mendalam dari Deddy Corbuzier. Bahkan obrolannya semakin memanas karena membahas kasus korupsi yang pernah dialami oleh eks Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi.

Menantu dari Agum Gumelar ini mengaku hanya menjadi jembatan yang dimanfaatkan untuk kasus suap yang dialami Imam Nahrawi. Bahkan ia mengakui tak mengetahui apa-apa.

Disisi lain, Taufik Hidayat juga menyampaikan, sampai saat ini dunia olahraga masih dicampuri oleh partai politik sehingga ia yakin Indonesia belum bisa maju.

Baca Juga : Taufik Hidayat Bocorkan Kekuatan PSIS Semarang

"Saya tidak sempat dapat jatah bawa (obor), dulu kan Susi Susanti. Itu karena dulu saya beda warna," katanya.

"Jadi segitunya olahraga dibawa ke politik. Kalau olahraga dibawa ke politik, gak akan pernah maju," tandasnya.