Ilustrasi balita sembuh dari covid-19. (Foto: Pexel, Unsplash).
Ilustrasi balita sembuh dari covid-19. (Foto: Pexel, Unsplash).

MALANGTIMES - Satu pasien positif covid-19 di Kota Malang sudah dinyatakan sembuh. Pasien tersebut merupakan balita berusia kurang lebih 1,5 tahun yang sebelumnya menjalani perawatan isolasi mandiri di rumah.

"Satu pasien positif covid-19 yang sembuh merupakan balita yang berusia 16 bulan," ujar Juru Bicara Gugus Satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif, Minggu malam (10/5).

Ia menambahkan, hasil swab terakhir dari pasien balita tersebut keluar pada tanggal 7 Mei lalu. Meski sudah dinyatakan sembuh, pasien tetap harus menjalankan protokol kesehatan. "Meski sudah sembuh, tetap protokol kesehatan harus dijalankan agar imunitas tubuhnya selalu bagus," imbuhnya.

Sayangnya, kabar baik ini tak dibarengi dengan jumlah sebaran kasus Covid-19 di Kota Malang. Sebab, per tanggal 10 Mei 2020, jumlah pasien yang terkonfirmasi positif juga bertambah 2 orang.

"Dua pasien tambahan conform positif covid-19 ini satu pasien merupakan warga biasa. Sedangkan satu lagi memiliki kontak erat dengan nakes (tenaga kesehatan terkonfirmasi positif covid-19) sebelumnya," imbuh pria yang juga menjabat sebagai kabid pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang.

Dengan bertambahnya kasus positif covid, maka totalnya untuk Kota Malang tercatat 24 pasien. Hal itu disampaikan Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto.

"Dari total pasien positif covid-19 saat ini, 10 di antaranya sudah dinyatakan sembuh dan 14 lainnya masih menjalani perawatan. Termasuk 2 pasien baru tersebut menjalani perawatan secara isolasi mandiri di rumah," ungkapnya.

Penambahan kasus covid-19 di Kota Malang juga terjadi pada kategori yang lain. Seperti ODR (orang dalam risiko) yang mencapai angka 1.960.
Kemudian OTG (orang tanpa gejala) sebanyak 258, lalu ODP (orang dalam pantauan) sebanyak 791 orang.

"ODP ini yang 140 masih tahap pemantauan. Sedangkan 650 sudah selesai tahap pemantauan dan 1 pasien meninggal dunia," jelasnya.

Sedangkan PDP (pasien dalam pengawasan) totalnya mencapai 192 orang. Yang meninggal tercatat 14 orang, PDP sehat atau selesai dalam pengawasan ada 116 orang. Dan, yang masih dalam perawatan sebanyak 62 orang.