Petugas saat melakukan tracing di Desa Sumberejo, beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)
Petugas saat melakukan tracing di Desa Sumberejo, beberapa saat lalu. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - 24 tenaga kesehatan di Kota Batu yang masuk dalam daftar pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, akhirnya mendapatkan kabar terkait hasil swab pertamanya.

Baca Juga : Penambahan Covid-19 Jatim Lampaui Jakarta, Surabaya Penyumbang Terbanyak

Hal ini dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batu, M. Chori, yang menyampaikan hasil swab untuk 24 PDP tenaga kesehatan telah keluar.

“Alhamdulilah hasil swab pertama para tenaga medis yang melakukan isolasi mandiri sudah keluar dan hasilnya negatif,” ucap M. Chori.

Walau hasil swab pertama menggembirakan, M Chori menyampaikan, bahwa proses swab kedua akan kembali dilakukan ke 24 PDP tenaga kesehatan itu.

"24 tenaga kesehatan tetap lakukan isolasi mandiri, walau hasil swab pertama semuanya negatif. Isolasi ini sambil menunggu hasil swab kedua," ujarnya yang juga menyebut hal itu sesuai prosedur kesehatan dalam penanganan covid-19.

M Chori melanjutkan, kini ke 24 tenaga kesehatan itu harus melakukan isolasi di Wisma Talithakum, Jalan Metro Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 di Kota Malang Bertambah Satu, Riwayat Masih Dilacak

Sebagai informasi, para tenaga medis yang masuk dalam kategori PDP dan jasil swabnya negatif terdiri dari 15 tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Karsa Husada dan 9 dari Dinas Kesehatan Kota Batu. 

Sebelumnya mereka bisa masuk dalam PDP lantaran para tenaga kesehatan tersebut punya riwayat kontak dengan pasien konfirm positif Covid-19 ke-2 yang kebetulan juga sebagai tenaga medis.

Dari adanya kontak itu, dilakukan rapid test dengan hasil reaktif positif. Serta dilakukan isolasi mandiri dan swab pertama.