Setelah Jakarta, Kini Gugus Tugas Covid-19 Pusat Mulai Back Up Pemprov Jatim

May 08, 2020 13:52
Bantuan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19.
Bantuan dari Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

MALANGTIMES - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberikan sejumlah bantuan berupa aneka macam peralatan medis kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 

Bantuan dari BNPB mulai reagen 20.000 buah, ventilator sebanyak 3 unit, APD lengkap sebanyak 300 set, tenda isolasi sebanyak 3 set, tenda pengungsi sebanyak 20 set, velbed sebanyak 100 unit, hand scoon panjang sebanyak 1.000 pasang, swab kit sebanyak 1.000 buah, dan rapid test sebanyak 10.000 buah. Bantuan itu diserahkan langsung kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. 

Dengan dipimpin liaison officer (LO) BNPB Mayjend TNI (P) Eko Budi S. serta didampingi Mayjend (R) Gatot Triswanto dan Brigjend (P) Pol Drs JB Gebana PMM, bantuan tersebut menjadi salah satu amanat dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memerintahkan agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat turut membantu penanganan covid-19 di Jawa Timur. 

"Atas bantuan yang diberikan oleh BNPB kepada Jawa Timur, kami ucapkan terima kasih. Seluruh bantuan ini secara khusus merupakan wujud support dari pemerintah pusat melalui BNPB untuk pembangunan rumah sakit darurat covid-19 Jawa Timur yang kini tengah proses kami kerjakan," kata Gubernur Khofifah, Jumat (8/4).

Sebagaimana diketahui, seiring dengan pertambahan kasus covid-19 di Jawa Timur yang masih tinggi, maka kebutuhan terhadap layanan kesehatan berbasis rumah sakit harus diperbanyak. 

Oleh sebab itu, rumah sakit darurat covid-19 Jatim kini tengah diinisiasi untuk dibangun di Puslitbang Humaniora di bilangan Jalan Indrapura Kota Surabaya untuk bisa memenuhi kebutuhan layanan rumah sakit bagi mereka yang terinfeksi virus SARS-CoV-2.

"Kami akan membangun rumah sakit dengan berbasis gedung dan juga berbasis tenda. Ini sekarang sedang disiapkan teknisnya. Nanti rumah sakit darurat ini akan menampung para pasien covid-19 yang memiliki gejala klinis ringan hingga sedang. Sedangkan yang gejala klinisnya berat akan dirawat di rumah sakit rujukan utama. Ada RSUD Dr Soetomo dan RS Universitas Airlangga," ucap Khofifah. 

Lebih lanjut LO BNPB Mayjend TNI (P) Eko Budi S. mengatakan bahwa bantuan yang diserahkan ke Pemprov Jawa Timur ini merupakan arahan dari Presiden Joko Widodo yang meminta agar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat turut membantu Jatim dalam menangani kasus covid-19.

"Atas perintah Bapak Presiden, kami diminta untuk membantu Jatim agar harapannya covid-19 di Jawa Timur semakin hari harus semakin menurun. Kemudian Pak Doni (Kepala BNPB Letjen Doni Monardo yang juga ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat) juga sangat konsen untuk bisa menyelesaikan masalah covid-19 di Jatim. Karena yang termonitor, saat ini kasus di Jakarta itu sudah semakin landai. Tapi di Jatim kok semakin berkembang dan naik grafiknya," ungkap Eko Budi. 

Oleh sebab itu Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pusat membantu beberapa peralatan yang dimungkinkan akan diperlukan Jatim dalam rangka mempercepat penanganan penyebaran covid-19. 

Tidak hanya itu. Kedatangan BNPB ke Jatim juga dalam rangka menginvetarisasi permasalahan yang ada terkait covid-19 yang kemudian akan dibawa ke pusat untuk dicarikan solusinya bersama-sama. "Kami belanja masalah karena dimungkinkan ada beberapa masalah yang mungkin butuh ditindaklanjuti dan diselesaikan di tingkat pusat agar bisa didiskusikan dengan beberapa pejabat yang ada di Jakarta," kata Eko Budi.

 

Topik
surabaya Berita Surabaya Berita Hari Ini pandemi covid19 covid19 di jatim i Gugus Tugas Covid 19 Pusat Back Up Pemprov Jatim Badan Nasional Penanggulangan Bencana Presiden Joko Widodo

Berita Lainnya

Berita

Terbaru