Tim dari PMI Kabupaten Malang unit Kecamatan Singosari bersiap untuk melakukan penyemprotan desinfektan di lingkungan sekolah. (Foto: PMI Unit Singosari for MalangTimes)
Tim dari PMI Kabupaten Malang unit Kecamatan Singosari bersiap untuk melakukan penyemprotan desinfektan di lingkungan sekolah. (Foto: PMI Unit Singosari for MalangTimes)

MALANGTIMES - Persebaran Covid-19 di Kabupaten Malang kian hari menunjukkan grafik penambahan jumlah pasien positif yang tersebar di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Singosari.

Hal ini pun direspon cepat oleh PMI (Palang Merah Indonesia) Kabupaten Malang Unit Kecamatan Singosari untuk menambah frekuensi penyemprotan desinfektan di beberapa fasilitas publik, termasuk sekolah.

Mardiono selaku komandan PMI Kecamatan Singosari menuturkan, bahwa kegiatan penyemprotan desinfektan di sekolah ini sebagai upaya pencegahan persebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kecamatan Singosari.

"Kegiatan penyemprotan disenfektan kali ini kita lakukan di SMPN 3 Singosari. Hal ini sebagai salah satu cara untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di lingkungan sekolah dan sekitarnya," ujar Mardi kepada pewarta, Rabu (6/5/2020).

Selain melakukan penyemprotan desinfektan, Mardi bersama tim kesehatan dari Puskesmas Ardimulyo juga melakukan sosialisasi kebersihan.

"Kita juga melakukan sosialisasi atau edukasi PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) di sekolah yang diikuti oleh sejumlah guru dan siswa yang berjumlah 15 orang," ungkapnya. 

Penerapan PHBS ini merupakan langkah awal untuk melakukan upaya pencegahan Covid-19 yang persebarannya melalui droplet yang menempel di benda-benda dan ketika seseorang menyentuh benda tersebut, virus itu akan menempel di tangan orang tersebut.

Maka dari itu, Pemerintah dalam siaran persnya juga selalu mengingatkan agar sering-sering mencuci tangan dengan sabun pada air yang mengalir sebelum menyentuh mata, hidung dan mulut.

Tak lupa, imbauan Pemerintah mengenai penggunaan masker untuk setiap orang yang ingin keluar rumah juga diterapkan dan di sosialisasikan oleh tim PMI Kecamatan Singosari beserta tim kesehatan Puskesmas Ardimulyo.

Untuk diketahui data perkembangan Covid-19 di Kecamatan Singosari yang diakses melalui website resmi satgascovid19.malangkab.go.id per tanggal (6/5/2020) pukul 16.38 WIB menunjukkan angka ODR (Orang Dalam Resiko) sebanyak 11 orang, ODP (Orang Dalam Pemantauan) sebanyak 52 orang, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) sebanyak 44 pasien, terkonfirmasi positif total akumulatif 7 (tujuh) pasien dengan komposisi 2 (dua) pasien dirawat, 3 (tiga) pasien isolasi rumah, serta 2 (dua) pasien meninggal dunia.