Penyakit Covid-19 dalam Alquran, Ini Penjelasan Akademisi UIN Malang

May 02, 2020 07:51
Dosen Biologi Fakultas Saintek UIN Malang, Dr Eko Budi Minarno MPd. (Foto: istimewa)
Dosen Biologi Fakultas Saintek UIN Malang, Dr Eko Budi Minarno MPd. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Tidak salah jika dikatakan bahwa Alquran adalah sumber segala pengetahuan. Alquran mengandung seluruh ilmu-ilmu klasik dan modern. 

Baca Juga : Kategori Benar sampai Tingkat Kesadaran, Kiai-Kiai UIN Malang Beber Hakikat Puasa

Kitab Allah itu mencakup segala sesuatunya. Tidak ada bagian atau problem dasar suatu ilmu pun yang tidak ditunjukkan di dalam Alquran. Termasuk soal Coronavirus atau Covid-19.

"Dan kami turunkan kepadamu Al-Kitab (Alquran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang berserah diri." (QS An-Nahl: 89)

Akademisi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) Dr Eko Budi Minarno MPd menyatakan bahwa di dalam integrasi sains (antara lain Biologi) dengan Islam (dalam hal ini Alquran), Alquran adalah sumber inspirasi.

"Dan Alquran Surat Ali Imran ayat 191 adalah sumber inspirasi lahirnya hukum struktur mengikuti fungsi dalam biologi," ujar Dosen Jurusan Biologi Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek) UIN Malang tersebut.

"(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): "Ya Tuhan Kami, Tiada lah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Maha suci Engkau, Maka peliharalah Kami dari siksa neraka." (QS Ali Imran: 191)

Eko menjelaskan, satu di antara hukum dalam biologi adalah Hukum Struktur Mengikuti Fungsi. Artinya, tidak ada struktur dalam makhluk hidup yang tidak memiliki fungsi. 

Suatu struktur tidak perlu ada dalam makhluk hidup kalau memang tidak ada fungsinya. Dengan demikian, maka tidak ada struktur yang tidak memiliki fungsi yang jelas. Begitu juga dengan Coronavirus atau Covid-19.

"Virus Corona masuk juga dalam inspirasi ayat tersebut. Struktur virus Corona di luarnya itu ada durinya. Durinya ini adalah protein yang fungsinya adalah untuk melekatkan diri pada sel inang atau hostnya," jelasnya.

Eko mengibaratkan virus ini sebagai seseorang yang mau masuk ke dalam rumah. Sementara penerimanya adalah pegangan pintu. 

Baca Juga : NU Minta Masyarakat Tak Sembrono, Imbau Tarawih di Rumah

Kalau virus berhasil memegang pegangan pintu maka virus berhasil masuk ke dalam rumah itu. Inilah yang kemudian menjadi masalah karena virus ini akan melakukan kudeta.

"Sama dengan semacam pergolakan militer, Covid-19 ini akan memasukkan materi genetiknya (bisa DNA atau RNA). Kemudian, DNA atau RNA ini mengambil alih pimpinan di dalam sel itu, memerintahkan sel yang di tempat itu untuk membentuk komponen-komponen virus. Setelah virusnya tumbuh berkembang biak selnya pecah. Inilah kerusakan pada jaringan yang ditempati," bebernya.

Eko menegaskan, Alquran terkait dengan struktur mengikuti fungsi. Tidak ada satupun struktur tanpa fungsi.

"Dan ini juga yang menjadi inspirasi dalam arsitektur. Tidak ada struktur yang dibangun oleh arsitektur yang tanpa maksud. Ini sebenarnya terinspirasi dari Quran surat Ali Imran 191 ini," imbuhnya.

Eko menjadi salah satu narasumber dalam diskusi tematik Alquran dan Sains pada acara Syiar Ramadhan 1441 H UIN Malang belum lama ini. 

Acara digelar di hall Rektorat UIN Malang. Jumlah peserta yang datang terbatas dan tetap memperhatikan physical distancing. Rektor UIN Malang Prof Dr Abdul Haris MAg bertindak langsung sebagai host.

"Luar biasa, satu ayat saja sudah memberikan inspirasi yang luar biasa bagi Sains," pungkas Prof Haris.
 

 

Topik
MalangBerita MalangBerita Hari IniPenyakit Covid19 dalam AlquranUIN MalangAkademisi UIN MalangDr Eko Budi Minarno MPdAlquran adalah sumber inspirasi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru