Bupati Malang H.M. Sanusi saat dikonfirmasi pewarta disela-sela agenda di Pendopo Agung Kepanjen. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Bupati Malang H.M. Sanusi saat dikonfirmasi pewarta disela-sela agenda di Pendopo Agung Kepanjen. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

MALANGTIMES - Kekayaan Kabupaten Malang selain sektor pariwisata alam, juga pada pertanian. Sebut saja pada jenis durian. Bupati Malang Sanusi menyebutkan Kabupaten Malang memiliki banyak varietas pohon durian yang dapat dikembangkan. Terlebih lagi, penikmat durian sangat banyak sekali. 

Oleh sebab itu Sanusi menginstruksikan jajaran dinas terkait untuk melakukan pengembangan terhadap bibit-bibit unggul durian.

“Ini Dinas Pertanian dan Holtikultura saya sudah minta untuk dicarikan bibit yang bagus agar nanti bibit unggul itu bisa diberikan secara cuma-cuma kepada masyarakat yang memang daerahnya punya potensi durian,” ujar Sanusi saat setelah menikmati durian khas Kecamatan Ampelgading, Kamis (23/4/2020).

Sanusi beralasan, karena potensi dari buah durian sangat besar dan menguntungkan bagi masyarakat petani durian serta dapat menjadi ikon di Kabupaten Malang, khususnya pada Kecamatan yang memiliki potensi durian yang sangat besar.

“Karena durian ini sudah menjadi buah andalan untuk Indonesia sebagai buah yang dicari oleh para wisatawan,” imbuhnya.

Terkait durian mana yang menjadi favorit Sanusi, ia menjawab semua durian dirinya suka. Sanusi juga menyebutkan beberapa Kecamatan di Kabupaten Malang yang memiliki potensi pengembangan durian.

“Kalau Poncokusumo itu kelebihannya duriannya manis di situ ada pengembangan durian montong. Itu manis terus bijinya kecil. Kalau di Ngantang itu duriannya agak pahit ya, sampai ada durian itu namanya durian vodka itu pahit sekali dan aromanya bagus, wangi gitu,” sebutnya.

“Durian Ampelgading, ya bagus juga agak legit gitu, agak kumel gitu kayak ada menteganya. Itu enak juga,” tambahnya.

Dari semua kriteria dan jenis durian yang telah disebutkan oleh Sanusi, dirinya sebenarnya lebih suka durian yang memiliki cita rasa yang sedikit agak pahit yang itu berada di Kecamatan Ngantang. “Cuma saya lebih senang yang pahit. Ya ngantang itu. Dari Poncokusumo juga senang, durian montong yang manis,” pungkasnya.