Bupati Malang H.M. Sanusi saat dikonfirmasi oleh pewarta berada di Pantai Licin, Desa Lebakharjo, Kabupaten Malang yang merupakan ujung batas wilayah Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang, Kamis (23/4/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)
Bupati Malang H.M. Sanusi saat dikonfirmasi oleh pewarta berada di Pantai Licin, Desa Lebakharjo, Kabupaten Malang yang merupakan ujung batas wilayah Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang, Kamis (23/4/2020). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTimes)

MALANGTIMES - Pagi yang cerah mengiringi perjalanan iring-iringan Bupati Malang Sanusi dari Pendopo Agung Kepanjen menuju pelosok pedesaan di perbatasan Kabupaten Malang dengan Kabupaten Lumajang, Kamis (23/4/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

Jalanan yang mulanya lebar dan dapat memacu kendaraan dengan kencang, berangsur-angsur menyempit. Laju kendaraan pun mulai merambat hingga tiba di wilayah Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang. Di wilayah ini, terdapat dua Desa yang dikunjungi rombongan Bupati Malang Sanusi. 

Rombongan yang terdiri dari lebih dari 15 mobil ini mengantarkan Bupati Malang Sanusi  menemui langsung warganya di perbatasan dengan memberikan sembako.

Turut serta dalam rombongan Bupati Malang itu, jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah), beberapa Kepala Dinas di Kabupaten Malang, Muspika (Musyawarah Pimpinan Kecamatan) Ampelgading, hingga tenaga medis Puskesmas Ampelgading. Aparat keamanan desa terpantau menjaga di sejumlah titik pos tanjakan atau turunan yang curam untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan. 

Saat memasuki wilayah Desa Purwoharjo, ratusan warga telah menunggu kehadiran rombongan Bupati Malang Sanusi di sepanjang jalan. Mereka berjejer dan menjaga jarak satu dengan yang lainnya. Bantuan beras dalam kemasan lima kilogram telah dipersiapkan di beberapa mobil logistik untuk dibagikan lagsung kepada warga di desa tersebut.

Bupati Malang Sanusi saat memberikan bantuan beras kepada warga.



Sanusi mengatakan bantuan beras yang telah dipersiapkan untuk diberikan kepada warganya di dua desa tersebut, mencapai lima ton.

“Kalau itu (beras) hampir 1.050 paket. Jadi ada 1.050 dikali lima kilo, jadi sekitar lima ton setengah,” kata Sanusi saat dikonfirmasi pewarta di sela-sela kegiatanya, Kamis (23/4/2020).

Sanusi juga menyebutkan bahwa bantuan lima ton beras yang telah dipersiapkan untuk warganya itu ternyata masih kurang. Akhirnya Sanusi mengganti bantuan sembako dengan memberikan uang.

“Cuma tadi stoknya (beras) karena kekurangan, tadi saya kasih uang. Uang saya sendiri 50.000 per orang. Karena setara (harganya) dengan lima kilogram beras tadi,” imbuhnya.

Warga sangat senang sekali telah mendapatkan bantuan beras dari Bupati Malang Sanusi.



Setelah melewati Desa Purwoharjo, rombongan Bupati Malang melanjutkan perjalanan menuju Desa Lebakharjo di bibir Pantai Licin, Kabupaten Malang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lumajang. 

Di sana juga tampak deretan warga yang berkumpul dengan menjaga jarak menunggu kehadiran rombongan Bupati yang akan membagikan beras dengan kemasan lima kilogram. Sanusi beserta rombongan juga disambut dan telah disiapkan makan siang, jajanan khas desa, serta durian asli Ampelgading.

Setelah beberapa saat istirahat di salah satu rumah warga, Sanusi beserta rombongan melanjutkan perjalanan ke Pantai Licin, Kabupaten Malang untuk melihat langsung daerah paling ujung Kabupaten Malang yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lumajang.

Sanusi juga ingin meninjau kinerja jajaran dinas terkait dalam pemberian bantuan beras yang disalurkan kepada warga desa perbatasan yang terdampak akibat persebaran Covid-19, khususnya di wilayah Kabupaten Malang.

“Saya ingin tahu sejauh mana dampak Corona ini di daerah-daerah perbatasan. Ingin tahu pelaksanaan bantuan sembako yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial, ini sudah sampai ke semua daerah apa belum. Ternyata di semua Desa di perbatasan sudah sampai, apalagi yang di tengah itu juga sudah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Sanusi juga telah mengunjungi warga desa perbatasan, tepatnya di Desa Sumber Roto yang berbatasan langsung dengan Desa Wates, Kabupaten Blitar. Kunjungannya juga untuk memberikan bantuan yang sama kepada warga Kabupaten Malang untuk pencegahan persebaran Covid-19 di Kabupaten Malang.