Kepala UPT PPU, Takroni Akbar (kanan) dan juga petugas UPT PPU yang mengenakan pakaian APD bantuan dari Pemkot (Ist)
Kepala UPT PPU, Takroni Akbar (kanan) dan juga petugas UPT PPU yang mengenakan pakaian APD bantuan dari Pemkot (Ist)

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memberikan pakaian full body berwana merah muda yang merupakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) kepada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pengelolaan Pemakaman Umum (PPU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang.

Baca Juga : Putus Penyebaran Covid-19, IKAPTK Kota Malang Bagikan 3 Ribu Masker

Pakaian APD tersebut akan digunakan para petugas pemakaman manakala sewaktu-waktu memakamkan jenazah pasien positif Covid 19 atau pasien dalam pantauan di pemakaman yang dikelola oleh Pemkot Malang.

Sehingga dengan adanya bantuan pakaian tersebut bisa mencegah para petugas pemakaman tertular dari virus-virus berbahaya, seperti halnya Covid 19.

Kepala UPT PPU, Takroni Akbar membenarkan jika hari ini (20/4/2020), UPT PPU baru saja mendapatkan bantuan pakaian APD dari Pemkot Malang. Jumlah pakaian APD yang diberikan dari Pemkot Malang sebanyak 50 pakaian.

Pakaian APD tersebut nantinya akan digunakan oleh petugas pemakaman yang berhadapan langsung dengan jenazah yang akan dimakamkan.

"Jadi pemakaiannya bila ada yang meninggal memang positif, kemudian ada laporan, maka kami akan kirimkan orang untuk mengirimkan pakaian APD ini. Jadi 50 pakaian APD tersebut, nantinya tidak akan distribusikan dan tetap berada di UPT," jelasnya.

Selain pakaian APD full body, bantuan juga dilengkapi dengan sarung tangan maupun masker. Sehingga APD tersebut semakin lengkap dalam melindungi petugas pemakaman yang memang rentan tertular virus saat memakamkan jenazah, khususnya jenazah pasien positif.

"Tentunya bantuan ini akan sangat berguna dalam pencegahan terhadap petugas pemakaman. Ya kami berharap wabah Covid-19 ini bisa segera pergi, sehingga semua bisa kembali normal," terangnya.

Baca Juga : Peduli Tenaga Medis, Jatim Park Group Bagikan APD

Sementara itu, selain dengan menggunakan APD, pencegahan terhadap penyebaran Covid 19 juga dilakukan UPT PPU dengan melakukan penerapan SOP dalam pemakaman.

UPT PPU melakukan pembatasan terhadap pengantar jenazah yang mengikuti proses pemakaman sebanyak maksimal 20 orang.  Setiap orang diwajibkan mengenakan masker dan juga mencuci tangan baik sebelum maupun sesudah pemakaman, khususnya di TPU Sukun Nasrani.