PMII Ibnu Rusyd Unikama saat membagikan masker dan handsanitizer kepada ojek online (Ist)
PMII Ibnu Rusyd Unikama saat membagikan masker dan handsanitizer kepada ojek online (Ist)

MALANGTIMES - Semakin hari, data pasien positif Covid 19 semakin meningkat, terlebih lagi di Indonesia.  Data Kementerian Kesehatan RI dan WHO, pasien positif Covid 19 sebanyak 3512 orang dan yang meninggal dunia sebanyak 306 orang.

Melihat itu, membuat Pergerakan Mahasiswa Isalam Indonesia (PMII) Ibnu Rusyd Universitas Kanjuruan Malang (Unikama) tergerak untuk melakukan kegiatan sosial dengan pembagian masker dan handsanitizer.

Baca Juga : Kota Batu Siapkan 3 Shelter Isolasi Covid-19, Anggarannya Rp 1,3 Miliar

Roby Dwi Ardiansyah Selaku Ketua Umum PMII Ibnu Rusyd Unikama menjelaskan, jika kegiatan yang dilakukan oleh para kader PMII Ibnu Rusyd Unikama memang atas rasa keprihatinan dengan wabah yang semakin hari semakin banyak menginfeksi masyarakat. Karenanya PMII Ibnu Rosyd Unikama turun sebagai bagian dalam upaya melawan Covid 19.

Terlebih lagi, meskipun dalam wabah ini, masih banyak masyarakat yang terpaksa bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup. Tak pelak hal itu membuat mereka tentunya rentan terkena wabah tersebut.

"Apalagi di jalanan banyak pekerja harian, seperti driver ojek online, pemulung dan pekerja lainnya yang masih bekerja. Tapi saat diperhatikan mereka masih banyak yang belum menggunakan masker untuk antisipasi," jelasnya.

Berlatar itulah, kemudian para kader PMII berkontribusi dengan dana dari internal PMII untuk menggelar kegiatan pembagian 100 masker dan handsanitizer kepada para masyarakat di kawasan Jl. S. Supriadi Sukun Malang dan perkampungan di sekitar Kampus Unikama.

"Untuk rencana kedepan kami akan melakukan kegiatan sosial kembali di titik yang sama namun lebih meluas, serta di lokasi-lokasi lain dengan bantuan yang mungkin saja bukan hanya masker maupun handsanitizer. Di sini kami juga membuka bagi siapapun yang ingin berdonasi untuk kegiatan sosial ini," jelasnya.

Baca Juga : Sudah Diwajibkan, Pemerintah Kabupaten Malang Bakal Bagikan 120 Ribu Masker ke Masyarakat

Pihaknya berharap, agar nantinya akan lebih banyak lagi, organisasi sosial masyarakat yang tergerak untuk melakukan aksi sosial untuk membantu masyarakat yang memang terdampak wabah Covid-19 maupun membantu dalam memutus rantai penyebaranan.

"Saat ini bukan hanya kalangan pemerintah, ataupun dari kalangan kedokteran saja yang harus melawan wabah ini. Kalangan masyarakat, khususnya yang ikut dalam organisasi sosial kemasyarakatan juga harus ikut melawan Covid 19," pungkasnya.