Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dan Kabag Humas Pemkot Batu Shanti Restuningsasi saat di lantai 5 Balai Kota Among Tani. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso dan Kabag Humas Pemkot Batu Shanti Restuningsasi saat di lantai 5 Balai Kota Among Tani. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Pemkot Batu memperketat pencegahan virus corona di kawasan Balai Kota Among Tani. Bagaimana tidak, jika akan masuk ke gedung itu diwajiblan menggunakan masker. 

“Wajib hukumnya untuk yang masuk ke Balai Kota Among Tani menggunakan masker,” ucap Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

Baca Juga : Sudah Diwajibkan, Pemerintah Kabupaten Malang Bakal Bagikan 120 Ribu Masker ke Masyarakat

Menggunakan masker wajib dilakukan bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Pemkot Batu, juga pengunjung yang datang ke Balai Kota Among Tani. Hal itu dilakukan setelah adanya anjuran Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di tengah wabah  covid 19 semua harus menggunakan masker.

Apalagi pemerintah pusat juga menganjurkan hal tersebut. Untuk menjalankan program itu Wali Kota Batu meminta kepada seluruhnya sekaligus warga Kota Batu menaati program tersebut.

“Sebagai ASN, pegawai Pemkot Batu harus memberikan contoh kepada masyarakat terlebih program 'masker untuk semua' mulai dilaksanakan per 5 April 2020 sesuai anjuran Organisasi Kesehatan Dunia sehingga harus ditaati,” imbuh istri Eddy Rumpoko ini.

Ia pun mengimbau agar warga Kota Batu saat keluar rumah khususnya, harus menggunakan masker. Sebab dengan menggunakan masker ini salah satu upaya pencegahan virus corona.

Selain menggunakan masker, juga meminta masyarakat untuk melakukan pencegahan Covid-19 dengan beberapa tindakan. “Mulai dari beraktivitas di rumah, rajin cuci tangan, jaga pola hidup sehat, olahraga yang teratur, sering berjemur,” kata politisi PDIP ini.

Baca Juga : Pasien Covid-19 di Jombang Seorang Dokter, Ada 80 Orang Berpotensi Tertular

Kemudian melakukan jaga jarak satu meter bertemu dengan orang lain. “Hindari keramaian atau jaga jarak interaksi sosial. Dan hindari kunjungan untuk ke wilayah terinfeksi,” imbaunya.

Lalu diminta konsumsi makanan memadai. Kemudian agar banyak mengonsumsi sayur dan buah yang mengandung vitamin C.