Wali Kota Malang Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).
Wali Kota Malang Sutiaji (Pipit Anggraeni/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19 di Kota Malang belum bisa disalurkan dalam waktu dekat. Pemerintah Kota (Pemkot) Malang masih mematangkan data para penerima bantuan agar tak salah sasaran.

Wali Kota Malang Sutiaji menyampaikan, data penerima bantuan sosial bagi masyarakat terdampak sudah dikantongi. Namun memang tak langsung direalisasikan begitu saja. Lantaran membutuhkan proses verifikasi lebih lanjut.

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

"Karena ada yang sudah meninggal, tapi terdata. Ada juga yang sudah pindah, tapi tetap terdata juga," katanya.

Untuk menghindari pemanfaatan oleh pihak yang tak bertanggung jawab, maka proses verifikasi sengaja dilakukan. Salah satunya dengan melibatkan pendataan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil). Sehingga datanya dapat lebih valid.

Sutiaji menegaskan, penerima bantuan sosial ini harus memenuhi kriteria yang ditetapkan. Selain masyarakat yang sebelumnya telah menerima bantuan sebagaimana kriteria dari Kementerian Sosial, juga masyarakat yang terdampak secara langsung akibat pandemi Covid-19 ini.

Di antaranya seperti buruh harian hingga pelaku UMKM yang usahanya sangat terdampak. Sehingga, jumlah penerima bantuan yang kini terdata menurutnya tak menutup kemungkinan akan bertambah. Karena petugas akan melakukan kroscek ke lapangan terkait kebutuhan bantuan tersebut.

"Ukurannya harus jelas, artinya sesuai kriteria. Dan kriteria utama yang jadi patokan itu seperti penerima Bantuan Pangan Non Tunai dan yang benar-benar terdampak," tegas politisi Demokrat itu.

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

Bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 itu sendiri sebelumnya ditetapkan sebesar Rp 300 ribu. Bantuan diberikan selama masa zona merah Covid-19.

Pemerintah Kota Malang juga telah bekerja sama dengan pihak perbankan untuk menyalurkan bantuan non tunai. Bantuan pun sudah dapat segera disalurkan dan dicairkan dalam waktu dekat. Sampai saat ini, total ada sekitar 17 ribu penerima manfaat bantuan tersebut.