Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah terkait persebaran Covid-19 di Indonesia, Selasa (7/4/2020). (Foto: BNPB)
Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah terkait persebaran Covid-19 di Indonesia, Selasa (7/4/2020). (Foto: BNPB)

MALANGTIMES - Persebaran Covid-19 masih terus menyebar seiring ditemukannya kasus pasien positif Covid-19 yang secara akumulatif tersebar di 32 Provinsi di Indonesia. 

Achmad Yurianto, Juru Bicara Pemerintah mengenai Covid-19 menjelaskan hingga hari ini (7/4/2020) masih terdapat penambahan kasus pasien positif Covid-19.

"Kita dapatkan penambahan kasus baru confirm pemeriksaan PCR (Polymerase Chain Reaction) Covid-19 sebanyak 247 orang, sehingga total kasus menjadi 2.738 orang," jelasnya saat Konferensi Pers di Kantor BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Jakarta, Selasa (7/4/2020) sekitar pukul 15.40 WIB.

Sebaran kasus pasien positif Covid-19 ini tersebar di delapan Provinsi di Indonesia, yakni DKI Jakarta (135), Jawa Barat (80), Sukawesi Selatan (15), Banten (7), Jawa Timur (5), Sulawesi Utara (3), DI Yogyakarta (1) dan Jawa Tengah (1).

Provinsi DKI Jakarta mencatatkan pasien positif Covid-19 dengan angka yang cukuo fantastis.

Untuk pasien yang berhasil sembuh dari serangan Covid-19 bertambah dengan tidak cukup signifikan dari hari kemarin (6/4/2020).

"Kasus sembuh bertambah 12 orang sehingga menjadi 204 orang," tutur Achmad Yurianto yang melaporkan hasil pemeriksaan dengan menggunakan masker bermotif batik.

Untuk persebarannya sendiri di lima Provinsi di Indonesia yakni, Jawa Barat (4), Jawa Timur (3), Kalimantan Tengah (2), Sulawesi Selatan (2) dan Kalimantan Barat (1).

Sedangkan untuk kasus kematian juga bertambah satu angka dari jumlah hari kemarin (6/4/2020) yang sebanyak 11 kasus kematian akibat Covid-19.

"Kasus meninggal bertambah 12 orang sehingga menjadi 221 orang," ujar Achmad Yurianto.

Sebarannya di empat Provinsi di Indonesia, yakni DKI Jakarta (7), Jawa Timur (2), Sulawesi Tengah (2) dan Banten (1).

Achmad Yurianto juga menyebutkan bahwa Pemerintah telah melakukan pemeriksaan belasan ribu spesimen yang tercatat untuk diketahui oleh seluruh masyarakat Indonesia.

"Pada tanggal hari ini tujuh April sampai dengan pukul delapan pagi tadi kami sudah melakukan pemeriksaan 14.354 sepesimen untuk PCR real time," sebutnya.

Pemeriksaan 14.354 spesimen tersebut merupakan kiriman dari berbagai macam Rumah Sakit rujukan Pemerintah untuk menangani pasien Covid-19.

"Ini dilaksanakan dari spesimen yang dikirimkan lebih dari 300 Rumah Sakit rujukan Covid-19 baik Rumah Sakit Umum Pemerintah, Rumah Sakit BUMN, Rumah Sakit TNI, Rumah Sakit Polri, maupun Rumah Sakit Swasta," tambah Achmad Yurianto.

Dari hasil yang telah dilaporkan oleh Achmad Yurianto, terlihat bahwa grafik kasus pasien positif Covid-19 dan meninggal dunia terus mengalami peningkatan, serta kasus pasien yang berhasil sembuh juga mengalami peningkatan tetapi tidak menunjukkan angka yang signifikan.

Achmad Yurianto menyebutkan bahwa masih terdapat orang-orang yang berkeliaran dengan tak menyadari bahwa virus Covid-19 berada di tubuhnya dan menyebabkan penyebaran masih terus terjadi.

Achmad Yurianto menegaskan dan harus dilakukan tanpa terkecuali untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia. 

"Mari kita patuh dan disiplin mencuci tangan pakai sabun dan air yang mengalir, memakai masker, menjaga jarak aman dan untuk tetap tinggal dirumah," tegasnya. 

Achmad Yurianto menambahkan bahwa tidak perlu memikirkan untuk bepergian atau pulang ke kampung halaman.

"Tidak perlu mempertimbangkan untuk pulang kampung hari ini. Kita lindungi saudara-saudara kita yang dikampung, kita lindungi orang tua kita yang ada di kampung," tutupnya.