Ilustrasi kartu pra kerja (Ist)
Ilustrasi kartu pra kerja (Ist)

MALANGTIMES - Pemerintah terus menguatkan dan mempercepat stimulus ke masyarakat yang sedang dihimpit pandemi covid-19. 

Wabah yang secara langsung terbukti melumpuhkan perekonomian dan disebut Menteri Keuangan Sri Mulyani lebih berdampak dibanding krisis ekonomi 1998.

Baca Juga : Terdampak Covid-19, Ini 5 Upaya Joko Widodo Selamatkan Nasib Karyawan Selama Pandemi

Satu kebijakan pemerintah Jokowi adalah terkait program Kartu Pra Kerja. 

Dimana, di tengah himpitan ekonomi karena pandemi covid-19 ini, pemerintah secara resmi meluncurkan website pra kerja untuk memberikan bantuan ke masyarakat. 

Melalui pemberian skill baru (skilling), peningkatan keterampilan di bidang yang ditekuni (upskilling), dan keterampilan baru (reskilling).

Program ini akan membuka kesempatan bagi sekitar 5,6 juta masyarakat Indonesia. 

Tentunya sesuai syarat yang diberlakukan pemerintah terkait kartu pra kerja ini.

Dimana, bagi warga yang masuk dalam program Kartu Pra Kerja itu akan mendapat manfaat sebesar Rp 3.550.000 per orang. 

Dengan rincian, untuk bantuan pelatihan sebesar Rp 1.000.000, insentif penuntasan pelatihan sebesar Rp 600.000 per bulan selama empat bulan, dan insentif survei kebekerjaan sebesar Rp 150.000 selama pandemi covid-19 masih terus terjadi.

Lantas bagaimana masyarakat bisa mendapatkan manfaat kartu pra kerja itu ?

Diambil dari berbagai sumber, masyarakat bisa mendapatkan manfaat kartu pra kerja dengan cara mendaftar online dan memiliki akun terlebih dahulu. 

Akun itu dibuat secara langsung di situs yang resmi diluncurkan pemerintah, yaitu www.prakerja.go.id.

Setelah mendaftar dan memiliki akun di situs resmi itu, pihak Project Management Office (PMO) yang akan menjalankan program secara penuh akan memberikan penilaian terhadap biodata dan pengalaman kerja di masing-masing akun yang sudah mendaftar.

Hasil penilaian ini nantinya akan diinformasikan ke email warga yang telah memiliki akun, terkait diterima dan tidaknya sebagai pemanfaat program. 

Baca Juga : Pekerja Jatim Diintai PHK, 15 Perusahaan di Kabupaten Malang Rumahkan Karyawan

Bagi yang belum diterima, jangan putus asa, karena bisa kembali mendaftarkan dirinya menggunakan batch atau tahap selanjutnya.

Tinggal menunggu notifikasi di email untuk persetujuan mendapatkan kartu pra kerja.

Sedang syarat terpenting untuk mendapat kartu pra kerja adalah WNI berusia di atas 18 tahun, tidak sedang menjalani pendidikan formal, korban pemutusan hubungan kerja (PHK), pekerja yang ingin meningkatkan keterampilan, dan diprioritaskan untuk pencari kerja usia muda.

Untuk pendaftaran program Kartu Pra Kerja akan dibuka pada Rabu atau Kamis pekan ini dengan sistem kuota yang diatur setiap minggu. 

Sehingga dengan sasaran sebanyak 5,6 juta orang, kuota setiap minggu bisa mencapai 164.872 orang yang bisa ikut program Kartu Pra Kerja.

Sedangkan untuk tahap awal di April 2020, baru ada empat wilayah yang akan mengimplementasikan Kartu Pra Kerja. Yakni Bali, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara, dan Surabaya.

Manfaat yang diterima warga yang telah terdaftar dan dinyatakan oleh PMO lolos sebagai pemanfaat kartu pra kerja. 

Setelah pandemi covid-19 selesai, maka besaran manfaatnya akan kembali ke semula. 

Yakni, Rp 500 ribu untuk pelatihan, Rp 150 ribu uang survei kebekerjaan dan Rp 650.000 nsentif penuntasan pelatihan.