Rusunawa Unikama yang siap dijadikan lokasi isolasi para pendatang dari luar kota
Rusunawa Unikama yang siap dijadikan lokasi isolasi para pendatang dari luar kota

MALANGTIMES - Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) ikut berpartisipasi dalam program Pemkot Malang mengenai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Malang. 

Partisipasi tersebut ditunjukkan dengan kesediaan Unikama menyediakan lokasi isolasi atau karantina untuk mereka yang datang dari wilayah luar kota, khususnya mereka dari wilayah zona merah Covid 19.

Baca Juga : Sudah Diwajibkan, Pemerintah Kabupaten Malang Bakal Bagikan 120 Ribu Masker ke Masyarakat

Rektor Unikama, Dr. Pieter Sahertian menjelaskan, Unikama memiliki rusunawa yang belum dimaksimalkan dalam pemanfaatannya. Dari situ, ketika wali kota menginformasikan perihal kampus yang bersedia menyediakan lokasi isolasi atau karantina sementara, maka Unikama siap menyediakan lokasi tersebut.

"Kita kan ada grub dengan rektor yang di dalamnya ada Pak Wali. Kemudian Pak Wali bertanya, apakah bersedia kampus-kampus menerima kalau seandainya ada pendatang dari luar kota yang masuk dalam Orang Dalam Pantauan (ODP) ataupun Orang Tanpa Gejala (OTG) untuk ditempatkan dalam satu tempat yang mungkin dimiliki kampus," jelasnya.

Karena Unikama yang memang memiliki rusunawa, kemudian menyampaikan kepada wali kota siap menerima dan menyediakan lokasi isolasi atau karantina selama 14 hari tersebut.

Pieter, sapaan akrab Rektor Unikama itu juga menyampaikan, jika ruangan atau kamar yang ada di Unikama, berjumlah lebih dari 20 kamar. Rusunawa Unikama sendiri memiliki tiga lantai. Diperkirakan Rusunawa Unikama bisa menampung 100 orang lebih.

Baca Juga : Pasien Covid-19 di Jombang Seorang Dokter, Ada 80 Orang Berpotensi Tertular

"Kami sampaikan Unikama siap menerima. Kami siapkan Rusunawa Unikama, mungkin nantinya bisa disurvey dulu, apakah fasilitas layak atau sesuai dengan standar dari Dinas Kesehatan. Yang jelas kita siap berpartisipasi," bebernya.

Kesediaan Unikama untuk menyediakan tempat isolasi juga langsung disambut antusias wali kota. Usai menyampaikan kesediaan menyediakan tempat melalui WhatsApp, wali kota langsung menelpon Rektor Unikama untuk koordinasi lebih lanjut.