Layar tangkap laman Satgas Covid-19 Kabupaten Malang terkait kasus pasien positif. (satgascovid-19.malangkab.go.id)
Layar tangkap laman Satgas Covid-19 Kabupaten Malang terkait kasus pasien positif. (satgascovid-19.malangkab.go.id)

MALANGTIMES - Satgas Covid-19 Kabupaten Malang akhirnya memberikan konfirmasi terkait pasien positif di wilayahnya. Konfirmasi disampaikan setelah tersiar kabar pasien positif mencapai 8 orang secara kumulatif dengan rincian 1 meninggal, 4 sembuh, dan 3 pasien baru.

Ternyata, dari rilis Satgas Covid-19 Kabupaten Malang melalui laman resminya, www.satgascovid-19.malangkab.go.id, dinyatakan bahwa kasus pasien positif berjumlah 7 orang secara kumulatif. Rinciannya, 1 meninggal, 4 dinyatakan sembuh, dan 2 pasien baru.

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

Untuk dua pasien positif, satu diisolasi di rumah dan satunya dirawat di rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Malang Arbani Mukti Wibowo membenarkan hal itu. Menurut dia, saat ini di Kabupaten Malang, jumlah kasus positif terpapar covid-19 menjadi 7 dari 5 orang.
“Dari 5 kasus tambah 2. Jadi, ada 7 pasien positif. Dua pasien baru sudah ditangani tim kesehatan satgas seperti data yang dirilis kemarin,” ucapnya.

Dari data yang ada, kasus kumulatif positif covid-19 terjadi di wilayah Dau berjumlah 4 orang, Karangploso (1 orang), Lawang (1 orang), dan Pakis (1 orang.

Sedangkan orang dengan risiko  (ODR) 1.622, orang dalam pemantauan (ODP) 159 orang, dan pasien dalam pengawasan (PDP) ada 55 orang.

Kondisi sebaran covid-19 yang belum diketahui pasti kapan mereda dan berakhir ini membuat Pemkab Malang pun menggencarkan proses penegakan physical distancing dan social distancing di berbagai wilayahnya.

Baca Juga : Aksi Tak Terpuji Bule di Bali, Pandemi Covid-19 Malah Party

Tak hanya itu. Berbagai persiapan ruang isolasi di tingkat desa pun mulai digalakkan dalam menghadapi kemungkinan arus mudik. Diprediksi kondisi itu akan membuat penyebaran covid-19 semakin sulit dibendung.