Alun-Alun Kota Batu ditutup untuk mencegah covid 19. (Foto: istimewa)
Alun-Alun Kota Batu ditutup untuk mencegah covid 19. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Wabah Covid-19 masih menjadi fokus utama pemerintah untuk melakukan pencegahan di setiap daerahnya. Untuk itu, Pemkot Batu menganggarkan Rp 59,5 miliar selama 3 bulan mendatang untuk beberapa bidang.

“Total anggaran yang disediakan Pemkot Batu untuk penangangan Covid-19 sejumlah Rp 59,5 miliar selama 3 bulan mendatang,” kata Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso.

Baca Juga : Hari Ini, Pemkot Malang Luncurkan Bansos Tahap Awal bagi Warga Terdampak Covid-19

Empat bidang itu adalah bidang kesehatan, bidang ekonomi, bidang Jaring Pengaman Sosial/Social Safety Net, dan bidang keamanan. Rinciannya seperti kebutuhan kesehatan selama 3 bulan mendatang dianggarkan mencapai Rp 13 miliar. 


 

Meliputi pembelian APD, masker, hand sanitizer, desinfektan, rapid test, obat-obatan. “Kemudian juga insentif tenaga medis dan tenaga pendukung, biaya shelter karantina, tempat istirahat medis, biaya pengobatan rumah sakit,” ucapnya.


 

Lalu pada bidang Ekonomi, berupa pembebasan pajak hiburan dan hotel, pembebasan retribusi pasar, diskon tarif PDAM, pembebasan sewa bedak di tempat obyek wisata. “Dan yang sedang dikaji pembebasan retribusi kebersihan serta PBB untuk sektor pertanian,” jelas pria yang juga ketua PMI Kota Batu ini.


 

Sedangkan untuk Jaring Pengaman Sosial/Social Safety Net tahap awal disiapkan hampir Rp 45 miliar untuk 3 bulan ke depan, dan akan disiapkan sampai 6 bulan.


 

Digunakan bantuan bagi 30 Ribu kartu keluarga (kk) atau hampir 43,5 persen jumlah KK di Kota Batu bagi sektor informal dan warga masyarakat yang terdampak Covid-19. Yakni para buruh tani/penggarap, pekerja yang dirumahkan, pekerja harian, PKL/UMKM, tukang ojek dan sopir angkut, pengelola kantin sekolah.


 

Baca Juga : Bantuan Pangan Non Tunai di Kota Batu Sudah Cair, Berikut Jadwal dan Lokasi Tokonya

“Lalu pramuwisata/guide/pokdarwis dan masyarakat kurang mampu yg diluar data DTKS. Saat ini data dari OPD sudah masuk tinggal verifikasi ulang dari Desa/Kelurahan,” tambahnya.


 

Dan bidang keamanan  disiapkan kurang lebih Rp 1,5 miliar untuk Operasional penanggulangan Covid-19 mulai dari BPBD, Operasi Cipta Kondisi Kantramtibmas, Physical Distancing, Operasi Gabungan pengecekan warga luar yang masuk di 2 pintu masuk Kota Batu, dan pengawasan warga pendatang baru di desa/kelurahan.


 

“Sumber dana diperoleh dari Refocussing dan Realokasi anggaran yag berasal dari pengalihan belanja perjalanan dinas, makan minum rapat, kegiatan pelatihan, bimtek, pameran,” imbuh Punjul. 


 

“Lalu juga sosialisasi dan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak, pengadaan pakaian dinas, pengadaan peralatan dan perlengkapan kantor, pengadaan kendaraan, belanja barang dan jasa serta belanja modal yg dinikai kurang mendesak dan bisa ditunda,” tutupnya.