Ilustrasi miras oplosan (nafisco)
Ilustrasi miras oplosan (nafisco)

MALANGTIMES - Korban tewas miras oplosan di Lapangan Sampo, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang pada Jumat (3/4/2020) bertambah satu orang. Korban yakni, Agung Susilo warga Jalan Ternate, Kelurahan Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Agung sendiri sebelumnya sempat diketahui ikut pesta miras bersama dua orang korban yang meninggal sebelumnya, yakni Misto Slamet (53) warga Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan juga Ibnu alias Gombloh warga Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Di Tengah Pandemi Covid 19, Pelaku Curnamor Makin Liar, Sehari Dua Motor Digasak

Agung meninggal pada Sabtu (4/4/2020), dari informasi yang diperoleh jika Agung sempat mengalami sesak nafas dan mengeluhkan nyeri da bagaian dada.

Pihak keluarga sebelumnya juga sempat berupaya untuk segera membawa korban ke rumah sakit, namun nahas, korban terlebih dulu terenggut nyawanya.

Kapolsek Klojen, Kompol Fathurrahman, menjelaskan jika penyebab meninggalnya korban diduga sama dengan penyebab kematian dua orang temannya, yakni karena miras oplosan.

"Keracunan miras yang diraciknya sendiri," jelasnya (5/4/2020).

Pihak keluarga korban sendiri telah menerima penyebab kematian korban dengan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi.

Seperti diketahui sebelumnya, jika dua orang laki-laki Misto Slamet (53) warga Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang dan juga Ibnu alias Gombloh warga Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang ditemukan tak bernyawa di Lapangan Sampo (3/4/2020).

Baca Juga : Pelaku Pencabulan di Jatimulyo Disebut Punya Kelainan Seks terhadap Anak

Dua orang tersebut ditemukan tewas setelah sehari sebelumnya berpesta miras oplosan. Diketahui para korban menenggak alkohol 70 persen dengan dicampur air putih dan teh gelas. Usai pesta miras, Agung meninggalkan dua korban, sementara dua korban tetap berada di lokasi.

Baru keesokan harinya, Agung mendapati dua korban telah tewas saat ia kembali membawakan nasi bungkus untuk dua korban.