Ilustrasi puisi (Istimewa)
Ilustrasi puisi (Istimewa)

MALANGTIMES - Berita Cerita Derita, Kita ?
*dd nana 

-45
Berita
Cerita
Derita
Aksara
Disabdakan dan kita
menemukan suara
pada awalnya. Sebelum berbiak
pada bebatuan, kulit pohon, kertas
dan mata kita.
Berita adalah cerita-cerita
yang diperas sedemikian rupa
dalam derita aksara. 
Serupa hikayat-hikayat yang mengabarkan,
"larungkan nyerimu menuju entah. Agar liat sakitmu hingga muara. Yang tak pernah menerima rengekan luka dan merangkul ragamu yang berdarah-darah,".
Dan Sabda, percayalah, selalu dikawal
sepasukan aksara yang bisu. Sebelum suara diminta
untuk menabuhnya. 
Hingga sabda jadi berita
yang bercerita pada kita
derita yang menyempurnakan
raga-raga para perawi
di ceruk-ceruk sepi
seperti para aksara yang diam
diam mengajari kita
lahirnya sabda selalu diiringi derita.
Kita? 

-46
Kita, sepasang yang mengingkari
spasi.
Sepasang yang mengkhianati
pagina yang bercerita.
Karena segala celah adalah nyeri
kutukan dari derita yang dirapikan 
cerita.
Agar siapa yang membaca tak perlu
membawa mimpi buruk atas paras
luka paling menderita.
Tapi kita sepasang paling telanjang
yang tak nyaman hanya duduk dan bercerita
dan bermain-main seolah pemilik Sabda.
Maka, kita ingkari spasi
dan mencari paginanya sendiri.
Masih kuatkah kau, sayang? 

47-
Bacakan berita 
dengan cerita-cerita 
paling menderita
Kita ? 

-48
Cinta adalah berita suka
ucapmu, sambil membaca berita paling derita
pada suatu pagi tanpa cahaya
matahari.
Dan aku masih rebah di ranjang
telanjang, dan menatapmu yang paling
terlarang itu.
Membayangkan sebuah sabda
lahir untuk melahirkan kita
lagi. Menjadi berita yang diceritakan
anak-anak kita
tanpa perlu mengingkari segala
dan bersembunyi pada cahaya.
 

*hanya penikmat kopi lokal