Kantor PD Muhammadiyah Kabupaten Malang yang terletak di daerah Sengkaling, Dau, Kabupaten Malang. (Foto: malang.muhammadiyah.or.id)
Kantor PD Muhammadiyah Kabupaten Malang yang terletak di daerah Sengkaling, Dau, Kabupaten Malang. (Foto: malang.muhammadiyah.or.id)

MALANGTIMES - Semakin maraknya penyakit Covid-19 yang menyerang hampir semua daerah di Provinsi Jawa Timur khususnya Malang Raya, PD Muhammadiyah Kabupaten Malang membentuk Tim Gugus Tugas Covid-19.

Tim Gugus Tugas Covid-19 ini sendiri dibentuk merupakan keterlibatan PD Muhammadiyah Kabupaten Malang dalam melakukan pencegahan persebaran Covid-19.

Baca Juga : Viral Video Warga Beri Semangat kepada Pasien Positif Covid-19

Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Malang Mursidi menuturkan, pembentukan Tim Gugus Tugas Covid-19 ini agar gerak kader dan pengurus lebih terkoordinasi dengan baik.

Tim ini diberlakukan secara resmi dan aktif mulai tanggal 1 April 2020 dan berakhir hingga pemerintah melakukan pencabutan status pandemi penyakit Covid-19 ini di Indonesia.

"PD Muhammadiyah Kabupaten Malang juga berpartisipasi untuk kewaspadaan Covid ini, dengan membentuk Tim Gugus Tugas yang sebelumnya sudah berpartisipasi tapi belum terkoordinir dengan baik. Dengan terbentuknya tim ini, semua kegiatan harus dikoordinasikan dengan tim yang telah terbentuk," tuturnya kepada pewarta, Kamis (2/4/2020) malam.

Tujuan dari pembentukan Tim Gugus Tugas Covid-19 ini, dalam hal ini sebagai ormas (organisasi kemasyarakatan), terutama untuk mendukung Pemerintah sepenuhnya sesuai kemampuan yang dimiliki.

Mursidi juga mengatakan bahwa tidak ada instruksi khusus dari PP Muhammadiyah untuk membentuk Tim Gugus Tugas Covid-19 ini.

"Tidak ada instruksi dari PP (Muhammadiyah), Insyaa Allah PP juga ada. Setelah melihat situasi yang ada, maka PDM merasa perlu membentuk tim ini," kata Mursidi.

Ada beberapa bagian dalam Tim Gugus Tugas Covid-19 ini, salah satunya yakni Bidang Promotif dan Preventif yang mempunyai peran tanggung jawab untuk mendata personel dari Muhammadiyah yang ditunjuk sebagai promoter dan educator.

Baca Juga : Mokong Keluyuran Malam Hari, Warga Jalani Rapid Test Covid-19 di Tempat

Selanjutnya juga menyusun pedoman PEP (Promosi, Edukasi dan Preventif) Covid-19 yang ditujukan kepada masyarakat agar lebih paham mengenai Covid-19, Penggunaan APD (Alat Pelindung Diri) dan agar tidak melakukan kepanikan belanja berlebih.

Serta memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai cara pandang agama terhadap penyakit Covid-19 ini yang telah mewabah di hampir sebagian besar Negara di dunia.

Sedangkan untuk Bidang Rehabilitasi mendata masyarakat yang terdampak akibat Covid-19 ini dengan membagi beberapa aspek, yakni dari aspek medis, ekonomi, psikososial dan religi. 

Dalam surat tugas itu pun tertulis bahwa nama-nama yang telah ditunjuk sebagai Tim Gugus Tugas Covid-19 PD Muhammadiyah Kabupaten Malang agar menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan amanah.