Ilustrasi (Istimewa).
Ilustrasi (Istimewa).

MALANGTIMES - Tekan persebatan covid-19, program mudik gratis Pemerintah Kota Malang tahun 2020 terpaksa ditiadakan. Padahal, program ini menjadi salah satu program rutin yang selalu dilaksanakan pemerintah setiap tahunnya.

Dari tahun ke tahun, belasan bus biasa disiapkan untuk mengangkut sekitar 700 hingga seribu pemudik di Kota Malang. Mereka akan diangkut menuju beberapa daerah seperti Madura, Tulungagung, hingga Jember. Keberangkatan biasanya dilaksanakan saat menjelang ramadan.

Baca Juga : Tanggapan Resmi Gojek dan Grab soal Fitur Ojek Online yang Hilang dari Aplikasi

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang Handi Priyanto menyampaikan, kebijakan tersebut dirumuskan mengingat semakin meningkatnya perkembangan covid-19.

Selain itu, kebijakan juga menyesuaikan dengan statemen yang dibuat Dirjen Perhubungan Darat bahwa Kementrian Perhubungan dan BUMN terkait menghapus program Mudik Gratis, maka Kota Malang melaksanakan program yang sama.

"Termasuk mengacu pada amanat Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian Kastorius Sinaga yang meminta kepada seluruh pihak meniadakan program mudik bareng alias mudik gratis pada lebaran tahun ini," katanya.

Sebelum dibatalkan, menurut Handi ada 16 bus yang disiapkan untuk program mudik gratis. Namun seluruhnya akan dibatalkan dan diharapkan masyarakat memaklumi. Lantaran saat ini Indonesia dalam kondisi pandemi covid-19.

"Kami harap masyarakat merayakan lebaran di Kota Malang dan tak bepergian ke luar kota dulu," imbuhnya.

Dia juga menyampaikan jika Dishub Kota Malang akan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan jajaran samping untuk mengantisipasi pergerakan program mudik. Karena sebagaimana aturan yang ada, mobilitas masyarakat akan mulai diperketat lagi untuk menekan persebaran covid-19.

Baca Juga : PSBB Jakarta, 5 Perjalanan KA Jarak Jauh Daop 8 Surabaya Dibatalkan

Hal itu dipertegas Kabag Humas Pemkot Malang Nur Widianto. Pria yang akrab disapa Wiwid itu menyampaikan jika Pemkot Malang mengikuti dengan tegak lurus perintah dann aturan pusat terkait peniadaan program mudik gratis di tengah wabah covid-19 ini.

"Kami berpedoman sesuai dengan pemberitaan resmi yang diberikan," terangnya.

Wiwid menegaskan jika Pemkot Malang sama sekali tidak melarang warga yang ingin mudik. Namun memang sangat disarankan agar warga tetap di rumah saja dan tidak mudik di saat-saat seperti ini. Pemda akan mengimbau secara ketat warga yang hendak mudik baik dari atau ke Kota Malang.

"Karena ini untuk memutus rantai penyebaran virus lebih meluas," tutup Wiwid.