Tersangka Rico Ardie Purnomo saat diamankan polisi karena terlibat jaringan narkoba (Foto : Polsek Singosari for MalangTIMES)
Tersangka Rico Ardie Purnomo saat diamankan polisi karena terlibat jaringan narkoba (Foto : Polsek Singosari for MalangTIMES)

MALANGTIMES - ”Jangan bergerak, Anda sudah kami kepung,” gertak anggota Unit Reskrim Polsek Singosari saat meringkus pemuda yang bernama Rico Ardie Purnomo, warga Kelurahan Tulusrejo Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Pria yang kesehariannya bekerja sebagai seorang sopir ini, ditangkap polisi lantaran terlibat jaringan peredaran narkoba. 

Baca Juga : Edarkan Sabu di Tengah Pandemi Covid-19, Pengedar Asal Malang Dicokok Polisi Blitar

”Terhadap tersangka sudah kami lakukan penahanan, kasusnya masih dalam tahap penyidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Singosari, Iptu Supriyono, Kamis (2/4/2020).

Dijelaskan Supriyono, ditangkapnya tersangka Rico ini bermula dari serangkaian kasus narkoba yang berhasil diungkap Polsek Singosari saat melangsungkan oprasi pekat semeru 2020.

Dalam giat yang berlangsung sejak 18 hingga 31 Maret 2020 ini, anggota Unit Reskrim Polsek Singosari berhasil mngungkap puluhan tersangka yang terlibat dalam jaringan peredaran narkoba.

Dari kasus yang terungkap tersebut, kemudian dikembangkan oleh petugas. Hasilnya, polisi mendapat informasi jika Rico Ardie Purnomo baru saja mendapat pasokan dari para pelaku yang sebelumnya sudah diamankan polisi.

”Berawal dari hasil pengembangan ini, anggota kemudian melakukan penyelidikan dan mendapat informasi jika tersangka R (Rico) sedang mangkal di kawasan kampus 2 ITN (Institut Teknologi Nasional),” jelas Supriyono.

Benar saja, saat dilakukan pengamatan di lokasi kejadian, polisi mendapati tersangka sedang berada di kawasan kampus yang terletak di Dusun Losawi, Desa Tunjungtirto, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang tersebut.

Baca Juga : Di Tengah Pandemi Covid 19, Pelaku Curnamor Makin Liar, Sehari Dua Motor Digasak

”Saat kami amankan dan dilakukan penggeledahan, anggota menemukan satu poket sabu yang disimpan disaku celana tersangka,” sambung Supriyono.

Guna kepentingan penyelidikan, lanjut Supriyono, pria 28 tahun itu akhirnya digelandang ke kantor Mapolsek Singosari. Selain mengamankan tersangkanya, polisi juga menyita sepoket sabu dengan berat 1,33 gram dan satu unit HP (Handphone) yang dijadikan sarana bertransaksi narkoba sebagai barang bukti kejahatan.

”Terhadap tersangka kami jerat dengan undang-undang tentang narkotika, sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009,” tutup Supriyono.