Tersangka Akbar Kurniawan saat diamankan polisi karena kasus pencurian (Foto : Polsek Wagir for MalangTIMES)
Tersangka Akbar Kurniawan saat diamankan polisi karena kasus pencurian (Foto : Polsek Wagir for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Polisi masih terus mendalami kasus Pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Wagir, Rabu (1/4/2020). Belakangan diketahui, sebelum diringkus petugas karena terbukti melancarkan aksi pencurian, tersangka yang bernama Akbar Kurniawan, ternyata juga pernah dipenjara.

”Berdasarkan catatan kepolisian, tersangka pernah masuk LP (Lembaga Pemasyarakatan alias penjara) karena kasus narkoba,” kata Kapolsek Wagir, AKP Sri Widyaningsih, Rabu (1/4/2020) malam.

Baca Juga : Aktor Senior Tio Pakusadewo Kembali Ditangkap karena Kasus Narkoba

Seperti yang diberitakan, tersangka yang merupakan warga Desa Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang ini diringkus polisi pada Selasa (31/3/2020) malam.

Penyebabnya karena pria 23 tahun itu kedapatan melancarkan aksi pencurian sepeda motor. Di mana, aksi pelaku diketahui terjadi pada Selasa (24/3/2020).

Malam itu, tersangka yang kesehariannya bekerja sebagai seorang barista ini mampu membawa kabur barang hasil curian milik korban. Yakni sepeda motor Suzuki GSX150-R nopol L–2485-QX.

Kendaraan bermotor tersebut merupakan kepemilikan dari Bismantara Gustian Erinanda warga Jalan Raya Bandulan Barat, Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

Sepekan kemudian, tepatnya pada Selasa (31/3/2020) tersangka berhasil diringkus polisi saat yang bersangkutan berada di tempat persembunyiannya. Yakni disebuah Ruko yang terletak di Kawasan Singosari, Kabupaten Malang.

”Akibat aksi pencurian ini, korban sempat mengalami kerugian mencapai Rp 21 juta,” sambung Kapolsek Wagir kepada media online ini.

Baca Juga : Tulis "Bubarkan Negara", 10 Orang Ini Diciduk Polisi

Anggota Polri yang akrab disapa Widya ini menambahkan, jika selain mengamankan motor hasil curian. Polisi juga menyita satu unit motor Vixion nopol N-5644-GC yang dijadikan sarana mencuri, serta helm dan pakaian yang digunakan pelaku saat melancarkan aksi kejahatannya.

”Dari hasil penyidikan sementara, muncul dugaan jika motor yang dicuri tersangka hendak dijual untuk membeli narkoba,” ucap Widya.

Selain fokus mendalami motifnya, lanjut Widya, polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap dugaan, jika tersangka Akbar merupakan jaringan spesialis pencurian kendaraan bermotor yang sering beraksi di wilayah hukum Polres Malang.

”Tersangka dijerat dengan undang-undang tentang tindak pidana Curat, sebagaimana yang dimaksud dalam Pasal 363 KUHP,” tutup Kapolsek Wagir.