Persiapan menjadikan rusunawa ASN Kepanjen jadi ruang isolasi pasien corona. (DPKPCK for MalangTimes)
Persiapan menjadikan rusunawa ASN Kepanjen jadi ruang isolasi pasien corona. (DPKPCK for MalangTimes)

MALANGTIMES - Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Malang yang diberi kewenangan memonitor pembangunan rusunawa ASN Kepanjen menggenjot persiapan adanya alih fungsi bangunan itu. Yakni dari rumah sewa untuk para ASN menjadi ruang isolasi bagi warga luar Kabupaten Malang dari zona merah maupun pasien positif corona.

Hal ini dilakukan setelah Forkompinda Kabupaten Malang sepakat untuk mempergunakan rusunawa ASN Kepanjen di kawasan Block Office Kepanjen sebagai ruang isolasi. Rencana alih fungsi itu diambil melihat semakin bertambahnya kasus virus covid-19 di berbagai daerah, khususnya di wilayah Jawa Timur (Jatim).

Baca Juga : Tangkal Covid, Pemkab Malang Sediakan Safe House di Seluruh Desa

Alih fungsi itu juga sebagai upaya meringankan beban rumah sakit rujukan yang berjumlah tiga di Kabupaten Malang. Sekaligus langkah antisipasi bila sebaran corona masih terus menjangkiti masyarakat ke depan.

"Kami bekerja cepat untuk mempersiapkan hal itu. Sebagai langkah antisipasi ke depannya. Bila pasien corona semakin bertambah, semoga tak terjadi. Kalau pun terjadi, kami sudah siap," kata Wahyu Hidayat, kepala DPKPCK Kabupaten Malang, Selasa (31/3/2020).

Persiapan alih fungsi rusunawa ASN dengan kapasitas 57 kamar jadi ruang isolasi sudah terlihat di lokasi. Selain dilakukan pengecekan oleh bupati Malang, ketua DPRD, kapolres, dandim 0818, dan kepala Kejari Malang. Juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan di rusunawa ASN yang sebenarnya telah siap untuk dihuni para PNS Kabupaten Malang.

Keadaan darurat dan mendesak, ucap Wahyu yang juga doktor ilmu sosial ini, mengharuskan Pemkab Malang bersiap lebih awal sebelum adanya lonjakan kasus corona. "Kondisi darurat dan perlu langkah cepat. Jadi,  ASN yang sudah ploting kamar disarankan mengalah dulu untuk tempati rusunawa ini," ujarnya.

Tak hanya itu. Dengan kondisi darurat corona, persiapan yang dilakukan oleh DPKPCK Kabupaten Malang juga dipercepat dalam mempersiapkan kelengkapan yang belum tersedia di lokasi alternatif isolasi itu.  Wahyu menyampaikan, adanya surat pernyataan darurat dari Satgas Covid-19 Kabupaten Malang dan forkompinda membuat pihaknya tak bisa menunggu proses alihfungsi rusunawa ASN jadi ruang isolasi pasien corona.

Baca Juga : Sehari 83 Warga Surabaya Positif Covid-19, Gubernur Jatim: Warga Kurang Dapat Informasi

"Surat pemberitahuan kami kirim ke kementerian. Tapi dengan keadaan darurat itu, kami tak bisa menunggu. Karena itu, sambil menunggu, kami juga bergerak untuk mempersiapkan sarprasnya juga," terangnya.

Disinggung kesiapan rusunawa ASN jadi ruang isolasi pasien corona, Wahyu menjawab pihaknya akan berusaha secepatnya menjelmakan alih fungsi tersebut. "Secepatnya. Karena itu, kami genjot berbagai persiapan dan pembenahan di rusunawa. Ini kondisi darurat yang harus ditindaklanjuti dengan cepat juga," tandasnya.