Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama bersama petugas saat melakukan penjagaan saat physical distancing di jalan Sultan Agung, Kota Batu. (Foto: istimewa)
Kapolres Batu AKBP Harviadhi Agung Prathama bersama petugas saat melakukan penjagaan saat physical distancing di jalan Sultan Agung, Kota Batu. (Foto: istimewa)

MALANGTIMES - Perberlakuan kawasan physical distancing pada 28-29 Maret 2020 di Kota Batu berjalan sukses. Setelah dilakukan evaluasi Pemkot Batu dan Polres Batu kawasan physical distancing ditambah dan diberilakukan kembali.

“Rencana ke depan dalam rangka melaksanakan instruksi dari pemerintah, supaya penyebaran dapat diminimalisir ditekan,” ucap Kapolres Batu, AKBP Harviadhi Agung Prathama, Senin (30/3/2020) usai rapat evaluasi di Balai Kota Among Tani.

Baca Juga : Bilamana Pasien Positif Covid-19 Dikatakan Sembuh? Ini Penjelasannya

Setelah disepakati perberlakuan itu ditetapkan ditambah di kawasan sekitar Alun-Alun Kota Batu. Pada pukul 09.00-13.00 kemudian dilanjutkan 18.00-22.00.

“Jika dua hari yang Minggu lalu pada Sabtu dan Minggu kini kita tambah, jadi mulai Jumat, Sabtu, dan Minggu,” imbuhnya.

Sedangkan untuk kawasan perumahan tetap dilakukan yakni di 3 tempat, Perumahan Grand Mutiara di Kecamatan Junrejo. Lalu di Kawasan Perumahan Kusuma Pesanggrahan Desa Pesanggarahan, Kecamatan Batu, dan Kawasan Perumahan Kusuma Hill Kecamatan Batu. 

“Kawasan perumahan juga tetap diberlakukan untuk tidak keluar masuk kompleks perumahan apabila tidak ada kepentingan yang mendesak. “Dan untuk di jalan Sultan Agung juga tetap,” tambah lulusan Akademi Polisi 2001 ini.

Baca Juga : Bagaimana Penanganan Kategori OTG Covid-19? Ini Penjelasannya

Menurutnya penambahan kawasan physical distancing untuk menekan penyebaran virus corona atau covid 19. “Kegiatan ini dilakukan untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 atau virus corona di Kota Batu. 

Kegiatan itu bukan hanya bebas dari segala bentuk aktivitas orang dan kendaraan, tetapi petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat.