Tersangka Deddy Putra Laksana beserta barang bukti narkoba saat diamankan polisi (Foto : Polsek Singosari for MalangTIMES)
Tersangka Deddy Putra Laksana beserta barang bukti narkoba saat diamankan polisi (Foto : Polsek Singosari for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Seorang bandar narkoba berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Singosari. Tersangkanya bernama Deddy Putra Laksana warga Kelurahan Tulusrejo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

”Tersangka D (Deddy) ini merupakan pemasok berbagai jenis narkoba. Tidak hanya sabu, tersangka juga memasok pil double L dan ganja kepada para pengedarnya,” kata Kapolsek Singosari, AKP Farid Fatoni, Senin (30/3/2020).

Baca Juga : Edarkan Sabu di Tengah Pandemi Covid-19, Pengedar Asal Malang Dicokok Polisi Blitar

Saat diamankan di tempat persembunyiannya, lanjut Farid, petugas menyita barang bukti narkoba dengan jumlah yang cukup besar. Untuk barang bukti ganja saja, polisi berhasil mengamankan total 122,5 gram ganja kering siap edar.

”Ganja yang kami sita dari tangan tersangka ini sudah dikemas menjadi berbagai bentuk, ada yang poketan besar, ada juga yang sudah lintingan, bahkan juga ada yang dalam bentuk poketan kecil,” kata Farid.

Selain ganja, polisi juga menyita barang bukti sabu dan pil double L. Dimana, barang bukti sabu yang diamankan petugas memiliki berat mencapai 0,0140 gram. Sedangkan untuk narkotika jenis pil koplo, barang bukti yang diperoleh polisi mencapai lebih dari 3 ribu butir.

”Dari hasil penyidikan, selain sebagai pemasok narkoba tersangka juga sebagai pengguna. Kasusnya masih akan terus kita kembangkan,” tegas Farid.

Dugaan jika tersangka merupakan pengguna narkoba ini, dikuatkan dengan barang bukti yang ditemukan polisi saat mengeledah tempat persembunyian tersangka yang berada di Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang pada akhir pekan lalu.

Baca Juga : Pelaku Pencabulan di Jatimulyo Disebut Punya Kelainan Seks terhadap Anak

Di sana, petugas mendapati seperangkat alat hisab sabu, satu pak sedotan, satu pak kertas untuk menghisab ganja, hingga puluhan korek gas. Selain itu beragam perlengkapan memasok narkoba seperti 2 timbangan elektrik, 4 pak plastik klip, dan satu unit HP (Handphone) sebagai sarana memasok narkoba juga turut diamankan petugas guna kepentingan penyidikan.

”Terhadap tersangka kami jerat dengan pasal 114 juncto pasal 112 Undang-undang nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika,” kata Kapolsek Singosari.

Selain dijerat dengan pasal narkotika, lanjut Farid, tersangka juga disangkakan dengan undang-undang kesehatan lantaran memasok pil double L. Yakni sesuai dengan yang terlampir dalam pasal 196 subsider pasal 197 Undang-undang nomor 36 Tahun 2009. ”Untuk ancamannya kurungan penjara diatas 5 tahun,” pungkasnya.