Surat Bupati Malang terkait penanganan dan pencegahan virus Corona (dd Nana)
Surat Bupati Malang terkait penanganan dan pencegahan virus Corona (dd Nana)

MALANGTIMES - Sebaran virus Covid-19 di Kabupaten Malang sebagai wilayah yang masuk transmisi lokal Corona dan zona merah, semakin membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang waspada.

Setelah menerapkan jalur pshycal distancing di Jalibar, serta intensif melakukan berbagai penyemprotan disinfektan, Pemkab Malang kembali meluncurkan surat imbauan yang ditandatangani langsung Bupati Malang Sanusi.
Tertanggal 29 Maret 2020, surat imbauan itu ditujukan untuk 33 camat, danramil, Kapolsek dan kepala desa/lurah se-kabupaten Malang.

Baca Juga : Pasien Positif Covid-19 Meningkat, Polres Malang Ancam Warga yang Tolak Pemakamannya

Point utama surat bernomor 440/2629/35.07.206/2020 terkait pencegahan dan penanganan bagi warga yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang serta yang bekerja di luar atau zona merah yang setiap hari pulang pergi.
Dimana, bagi warga yang masuk ke wilayah Kabupaten Malang wajib mengisolasi diri selama 14 (empatbelas) hari. Serta warga yang bekerja di luar Kabupaten Malang atau di daerah zona merah yang setiap hari pergi-pulang diwajibkan untuk bekerja dari rumah.

"Ini sebagai upaya pencegahan berkelanjutan terkait virus Covid-19. Dimana status Kabupaten Malang masuk dalam zona merah," ucap Sanusi, Senin (30/3/2020).

Untuk menegakkan surat imbauan itu pula Pemkab Malang menginstruksikan ke seluruh desa/kelurahan untuk membentuk gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 tingkat desa/kelurahan.

Dimana, dengan adanya satgas itu bisa secara intensif memantau warganya masing-masing yang masuk dalam surat imbauan yang dikeluarkan itu. Bila masih ada warga di Kabupaten Malang yang masih membandel dan tak taat larangan itu, Satgas Covid-19 desa/kelurahan bisa langsung melaporkannya ke camat, Kapolsek dan Danramil setempat.

"Itu sudah kita atur di surat juga. Bila masih melanggar larangan itu bisa segera laporkan ke pihak terkait di wilayahnya masing-masing," tegasnya.

Harapan besar memangkas rantai virus Covid-19 melalui surat imbauan itu pun direspon positif di tingkat kecamatan dan desa.

Baca Juga : Peduli Warga Daerah Pinggiran Terdampak Covid-19, MHI Kota Malang Salurkan Bantuan

Selain bersiap membentuk satgas desa/kelurahan yang tetap nantinya saat menjalankan tugas berkoordinasi dengan Satgas di tingkat kecamatan. Persiapan penanganan Covid-19 ini pun sedang dipersiapkan secepatnya. Yakni, terkait belanja untuk berbagai alat untuk masyarakat dalam pencegahan Corona melalui sumber Dana Desa (DD).

Hal ini juga didasarkan dengan surat edaran Bupati Malang terkait pembinaan dan pengendalian serta dukungan APBDesa 2020 untuk penanganan dan pencegahan virus Covid-19.

Kepala Desa Jatikerto, Kecamatan Kromengan, Moh Satu, menegaskan bahwa pihaknya siap untuk mendukung bersama-sama dalam melawan virus Covid-19 melalui kekuatan anggaran DD.

"Kita siap untuk itu. Bahkan berapapun anggarannya untuk penanganan dan pencegahan Corona. Ini sedang kita rencanakan di desa untuk eksekusinya," ucapnya.