Ilustrasi rapid tes Corona sementara di Jatim (Ist)
Ilustrasi rapid tes Corona sementara di Jatim (Ist)

MALANGTIMES - Pengadaan rapid test Covid-19 sekitar 1 juta oleh pemerintah, disebut telah didistribusikan ke berbagai daerah. Tak terkecuali ke wilayah Provinsi Jawa Timur (Jatim) yang hingga Sabtu (28/3/2020) pukul 17.00 WIB mencapai 4.952 kasus. Dengan rincian 4.568 ODP, 307 PDP serta 77 orang dinyatakan positif.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim pun, telah membagikan rapid test ke sejumlah kabupaten/kota di wilayahnya dengan jumlah 18.400 alat.

Baca Juga : Sudah Diwajibkan, Pemerintah Kabupaten Malang Bakal Bagikan 120 Ribu Masker ke Masyarakat

dr Joni Wahyuhadi, Ketua Gugus Tugas Kuratif Satgas Penanganan Virus Corona Jatim, bahkan menyampaikan, alat tes cepat massal itu telah dipergunakan ke 541 orang yang memiliki risiko tinggi terpapar. Yakni, petugas medis, orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP).

Dari hasil rapid tes, per 28 Maret 2020 kemarin, diketahui ada 5 hasil positif. Yakni 3 PDP asal Kota Surabaya, 1 ODP Kota Surabaya, dan 1 lagi berasal dari Kabupaten Bojonegoro.
Sedangkan, kabar baik sementara, rapid tes terhadap 353 diantaranya  petugas medis. Dihasilkan catatan menggembirakan, yaitu dinyatakan negatif Covid-19.

Kabar itu walau mencuatkan kegembiraan, belum bisa dijadikan kepastian validitasnya 100 persen. Sehingga apapun hasil test tetap harus ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swan PCR. Khususnya bagi 5 pasien yang dinyatakan positif melalui rapid test.

"Rapid test tak bersifat diagnosis, tapi screening. Jadi hasil positif itu akan ditindaklanjuti pemeriksaan swan PCR untuk memastikannya," ujar Khofifah Indar Parawangsa, Gubernur Jatim.
Khofifah juga meminta kepada kabupaten/ kota di wilayahnya yang belum melakukan rapid test untuk segera dilakukan. Sehingga antisipasi dini dengan terdeteksinya infeksi Corona bisa juga secepatnya ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lanjutan.

"Tolong dilaksanakan secepatnya. Ini akan memiliki signifikansi terhadap trading yang kami lakukan bersama," ujarnya.

Baca Juga : Pasien Covid-19 di Jombang Seorang Dokter, Ada 80 Orang Berpotensi Tertular

Sebagai informasi, dari 18.400 alat rapid test hingga Jumat (28/3/2020), baru 30 kabupaten/ kota yang telah melaksanakannya dari 38 daerah di Jatim. Sedangkan jumlah pasien positif Corona terus bertambah setiap waktunya. Tercatat, hingga 28 Maret 2020, sudah 13 wilayah memiliki pasien positif Corona. ODP dan PDP pun terus juga bertambah. Total dari data itu, 77 orang dinyatakan positif, 307 PDP, 4.568 ODP, 8 Sembuh, dan 4 meninggal dunia.

Data kumulatif hingga Sabtu (28/3/2020) pukul 17.00 WIB  di 38 kabupaten/kota di Jatim adalah sebagai berikut :
1. Kota Surabaya 195 ODP, 50 PDP dan 40 positif 
2. Kabupaten Sidoarjo 93 ODP, 48 PDP dan 9 positif 
3. Kabupaten Magetan 39 ODP, 8 PDP, dan 9 positif
4. Kabupaten Malang 61 ODP, 17 PDP dan 5 positif 
5. Kota Malang 156 ODP, 13 PDP dan 3 positif
6. Kabupaten Kediri 94 ODP, 4 PDP dan 2 positif 
7. Kabupaten Blitar 264 ODP, 2 PDP dan 1 positif 
8. Kota Kediri 46 ODP dan 1 positif 
9. Kota Batu 68 ODP dan 1 positif
10. Kota Madiun 13 ODP dan 8 PDP
11. Kabupaten Madiun 65 ODP dan 4 PDP
12. Kabupaten Ponorogo 153 ODP dan 3 PDP
13. Kabupaten Trenggalek 264 ODP dan 2 PDP
14. Kabupaten Bojonegoro 57 ODP dan 1 PDP
15. Kabupaten Tuban 166 ODP dan 3 PDP
16. Kabupaten Tulungagung 454 ODP dan 26 PDP
17. Kota Blitar 96 ODP dan 2 PDP
18. Kabupaten Jombang 124 ODP dan 4 PDP
19. Kabupaten Lamongan 94 ODP dan 9 PDP
20. Kota Mojokerto 121 ODP dan 5 PDP
21. Kabupaten Mojokerto 137 ODP dan 16 PDP
22. Kabupaten Pasuruan 6 ODP dan 13 PDP
23. Kota Pasuruan 25 ODP
24. Kabupaten Gresik 132 ODP dan 24 PDP dan 2 positif 
25. Kabupaten Bangkalan 133 ODP dan 1 PDP
26. Kabupaten Sampang 81 ODP
27. Kabupaten Pamekasan 101 ODP dan 1 PDP
28. Kabupaten Sumenep 37 ODP
29. Kabupaten Lumajang 83 ODP dan 8 PDP dan 1 positif 
30. Kabupaten Probolinggo 108 ODP dan 4 PDP
31. Kota Probolinggo 80 ODP dan 1 PDP
32. Kabupaten Jember 168 ODP dan 10 PDP dan 1 positif 
33. Kabupaten Bondowoso 242 ODP dan 1 PDP
34. Kabupaten Situbondo 117 ODP dan 3 PDP dan 2 positif 
35. Kabupaten Banyuwangi 179 ODP dan 1 PDP
36. Kabupaten Nganjuk 19 ODP dan 8 PDP
37. Kabupaten Ngawi 88 ODP dan 5 PDP
38. Kabupaten Pacitan 209 ODP dan 1 PDP